LANGIT7.ID, Jakarta - Klub J2 Jepang Tokyo Verdy siap merekrut pemain muda Indonesia yang memiliki kualitas diatas rata-rata pemain Indonesia.
Direktur Olahraga Tokyo Verdy Atsuhiko Ejiri menyampaikan keinginannya untuk melakukan tur ke Indonesia bersama dengan Tokyo Verdy junior pada tahun depan. Mereka berencana untuk mendatangi sejumlah klub profesional dan akademi sepak bola.
“Jika Covid-19 semakin menurun kita ingin melakukan kunjungan ke Indonesia dan melakukan kerjasama dengan klub dan sekolah akademi. Kita akan membawa tim junior ke Indonesia. Kita berharap ini terlaksana dengan baik, dan kita dapat kerjasama dengan akademi-akademi di Indonesia,” kata Atsuhiko, di KBRI di Jepang, dikutip Minggu (27/3).
Baca juga: Pratama Arhan Siap Genjot Fisik Demi Mendapatkan Tempat di Tokyo VerdyTokyo Verdy berencana ke Indonesia setelah kompetisi J2 League akan berakhir pada bulan Oktober tahun 2022 dan setelah gelaran Piala Dunia di Qatar yang akan digelar November-Desember 2022. Klub yang menaungi Pratama Arhan tersebut berencana mengambil pemain Indonesia lagi.
“Kita memiliki keinginan untuk mengambil para pemain Indonesia ke depan. Melakukan pembinaan itu merupakan nilai jual baik sekali untuk Tokyo Verdy. Kami memiliki keinginan membina para pemain-pemain muda Tokyo Verdy,” ujarnya.
Dubes Republik Indonesia (RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi mengatakan, dalam pertemuan dengan pimpinan Tokyo Verdy sebelumnya bahwa perekrutan Pratama Arhan ini sebagai tahap awal, untuk meningkatkan perkembangan kapasitas sepak bola indonesia. Termasuk menerima magang dari pemain Timnas U-16 dan U-19 di Tokyo Verdy.
“Setelah pertemuan dengan manajemen Tokyo Verdy, saya komunkasi dengan beberapa klub dan sekolah sepak bola di indonesia. Nanti pada bulan Mei, KBRI akan mengatur kunjungan kerja sejumlah klub di Indonesia, dan SSB di Indonesia di Jepang,” kata Heri.
Baca juga: Jalani Latihan Perdana Bersama Tokyo Verdy, Pratama Arhan Bahagia Menurut Heri, bergabungnya Pratama Arhan ke Tokyo Verdy merupakan langkah baru penguatan kerjasama Indonesia-Jepang. Ini tepat waktu karena Indonesia terus melakukan pembenahan dan peningakatan kualitas persepak bolaan.
“Yang kita harapkan akan muncul sebagai kekuatan sepak bola terkuat di Asia. Saya berharap keberadaan Arhan selama 2 tahun akan membuka peluang kerjasama antara sepak bola Indonesia dan Jepang,” ujarnya.
(sof)