LANGIT7.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjalin kerjasama dalam pelaksanaan transisi energi berupa pembiayaan untuk pembangunan dan pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Dukungan pembiayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PLN yang dilakukan oleh Direksi PLN bersama Direksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dalam rangkaian side event KTT G20 Energy Transition Working Group (ETWG) 1 di Yogyakarta pada Rabu (24/03).
Baca juga: Dorong Bauran Energi Bersih, PLN Tambah 2 Pembangkit EBT di LampungDirektur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN bersama Himbara yang beranggota empat bank, yaitu BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri berkomitmen untuk mengembangkan energi bersih dan menurunkan emisi karbon.
“Kerja sama ini bukti nyata dukungan Himbara terhadap pelaksanaan transisi energi sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik guna mempercepat tercapainya target net zero emission pada 2060,” ucap Darmawan.
Pembangunan SPKLU yang masif sangat penting dalam mendukung kendaraan listrik di Indonesia. Langkah PLN dalam mempercepat pengadaan SPKLU sebagai komitmen PLN dalam transisi energi dan mengurangi emisi karbon.
Dengan adanya dukungan dari Himbara, Darmawan berharap pembangunan dan pengembangan SPKLU bakal kian masif dengan jangkauan yang semakin luas.
Dia meyakini, pembangunan SPKLU akan meningkatkan minat masyarakat dalam memiliki kendaraan listrik.
Baca Juga: PLN Lakukan Kontrak Kerjasama dengan 5 Perusahaan untuk Pemenuhan Listrik Rendah Emisi“Masyarakat akan semakin mudah menemukan fasilitas pengisian tenaga listrik,” ujarnya.
Darmawan meyakini, kerja sama ini juga akan berdampak pada citra positif Indonesia di mata dunia Internasional. Sebab, program-program penggunaan energi yang ramah lingkungan ikut didukung oleh perbankan nasional.
Citra perbankan Indonesia pun bisa terangkat karena telah menyediakan green financing dalam pipeline pendanaan infrastruktur di Indonesia.
“Kami harapkan dukungan HIMBARA terhadap program pengembangan energi hijau akan terus berlanjut, khususnya pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional," kata Darmawan.
PLN terus membangun infrastruktur SPKLU di Tanah Air. Hingga Februari 2022, total SPKLU secara nasional tercatat sebanyak 267 unit yang tersebar di 195 lokasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 SPKLU yang tersebar di 92 lokasi merupakan milik PLN.
PLN juga memberikan promo berupa insentif bagi para pemilik kendaraan listrik, yaitu berupa diskon tambah daya dan pemasangan home charging station secara gratis.
(sof)