LANGIT7.ID, Jakarta -
Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 arah Cikampek dipadati kendaraan pribadi para pemudik. Penyebab kemacetan ini diduga karena kurangnya jumlah
rest area dibandingkan jumlah kendaraan.
Sepanjang KM 47 hingga KM 70, hanya terdapat satu rest area yang berada di KM 57. Akibatnya, antrean kendaraan yang ingin masuk ke lokasi istirahat itu sangat panjang sehingga menimbulkan kemacetan di jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2022, Gerbang Tol Jakarta-Cikampek PadatPenyebab lainnya karena pertemuan antara kendaraan yang keluar dari jalan Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) dengan kendaraan melintas dari bawah di KM 46. Hal itu kemudian membuat kendaraan yang lewat di KM 47 tertahan.
Untuk mengurangi kemacetan tersebut, Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa
contraflow. "Atas Diskresi Kepolisian Jasa Marga Berlakukan Contraflow Km 47+000 sampai dengan KM 70+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, dimulai pada pukul 10.00 WIB," kata General Manager Representative Office Jasa Marga Transjawa Tollroad Regional Division, Taufik Akbar dalam keterangan resminya, Jumat (29/4/2022).
Selain itu,
Jasa Marga juga mengoperasikan 18 gerbang tol pada mudik Lebaran. Pada saat normal, Jasa Marga hanya megoperasikan 15 gerbang tol untuk melayani pembayaran.
Baca Juga: Kapolri Imbau Pemudik Istirahat di Rest Area jika Merasa LelahLebih lanjut, Taufik Akbar mengimbau pemudik agar menyiapkan segala hal guna memudahkan perjalanan. Salah satunya memiliki saldo uang elektronik yang agar tidak menimbulkan antrean panjang di Gerbang Tol.
"Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area," ujar Taufik.
Baca Juga:
Waspadai 10 Titik Rawan Macet di Tol Saat Mudik Lebaran 2022
Kendaraan Pemudik Mulai Padat, Jasa Marga Berlakukan Contraflow(asf)