PT Kereta Api Indonesia catat rekor Angkutan Lebaran 2026 dengan 5 juta lebih penumpang, okupansi tembus 150% dan kinerja ketepatan waktu terus meningkat.
KAI catat volume penumpang arus balik Lebaran 2026 tetap tinggi dengan okupansi 111,8 persen. Keandalan operasional terjaga berkat ketepatan waktu yang maksimal.
PT KAI mencatat lonjakan mobilitas pada Angkutan Lebaran 2026 dengan total 4,9 juta pelanggan, naik 25,7% dibanding tahun lalu. Di tengah tingginya okupansi, KAI sukses menjaga tingkat ketepatan waktu keberangkatan hingga 99,80%.
Arus balik Lebaran 2026 masih tinggi, PT KAI mencatat 202.279 pelanggan berangkat pada 29 Maret dengan okupansi mencapai 123,8%. Hingga kini, total tiket terjual telah menembus 4,8 juta unit atau 106,9% dari kapasitas tersedia.
Kisah inspiratif petugas PLN yang rela menunda mudik demi menjaga pasokan listrik tetap aman selama Idulfitri 1447 H. PLN menyiagakan 72 ribu personel di seluruh Indonesia guna memastikan momen Lebaran masyarakat tetap terang benderang.
Layanan baru Ekonomi Kerakyatan PT KAI jadi primadona di Lebaran 2026 dengan okupansi mencapai 124% pada relasi Lempuyangan-Pasarsenen. Simak rincian tarif, jadwal, dan keunggulan fasilitas kursi yang lebih nyaman bagi pemudik.
Puncak arus balik Lebaran 2026 pecahkan rekor dengan volume tertinggi mencapai 250.650 pelanggan dalam sehari. Hingga 26 Maret, penjualan tiket KAI telah menyentuh 99,6% dari total kapasitas yang tersedia.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 PT KAI kini mencapai 96,5% dari total kapasitas. Manfaatkan Promo Silaturahmi berupa diskon tiket 20% untuk kelas eksekutif selama periode arus balik 25 Maret hingga 1 April.
Jelajahi keindahan jalur kereta api lokal Indonesia di momen Lebaran 2026 dengan tarif terjangkau mulai Rp2.000. Simak daftar rute favorit dan progres penjualan tiket yang kini telah mencapai 62,5%.
Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 PT KAI telah mencapai 4,19 juta tiket atau 93,3% dari total kapasitas. Puncak arus balik terus meningkat dengan tingkat okupansi harian menyentuh angka 154,1% pada 23 Maret.