LANGIT7.ID, Jakarta - Libur Lebaran 2022 memberikan berkah bagi masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk bagi para pengelola hotel di Kabupaten Cianjur.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja mengatakan bahwa di tahun ini menjadi tahun yang penuh berkah terutama bagi para pengelola hotel di Kabupaten Cianjur, sebab tingkat hunian kian meningkat.
“Tingkat hunian hotel-hotel di Cianjur terlebih yang letaknya di tempat wisata rata-rata mengalami kenaikan. Alhamdulillah, sehari sebelum lebaran hingga Sabtu (7/5) tingkat hunian hotel mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” kata Nano dalam keterangannya Senin (9/5/2022).
Baca juga: Menparekraf Memprediksi Perputaran Ekonomi dari Sektor Wisata Capai Rp72 TriliunMenurutnya, jika dihitung secara persentase tingkat hunian hotel secara global pada libur lebaran hari pertama sekitar 47,5 persen, baik itu anggota dan non anggota di PHRI Kabupaten Cianjur yang kemudian, di hari kedua lebaran, tingkat hunian terus meningkat menjadi 57,5 persen.
“Sedangkan pada puncak libur lebaran yakni terhitung Jumat-Sabtu (6-7/5) terus naik hingga 67,8 persen tingkat hunian hotel di Cianjur. Saya berharap kondisi seperti ini terus berjalan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang memang terkendala pandemi Covid-19,” harapnya.
Manager Marcom Le Eminence Hotel Puncak Ciloto, M. Rizki Sutrisna, mengungkapkan terkait kenaikan tamu yang datang, dan menginap di hotel rata-rata sekitar 80 hingga 90 persen.
“Peningkatan sudah mulai terlihat sejak tanggal 30 hingga 7 Mei, tamu yang datang mayoritas dari luar Cianjur seperti Jakarta dan Bandung,” kata Rizki.
Baca juga: 3 Tips Nikmati Long Weekend saat Ramadhan, Paling Seru StaycationDi kesempatan yang berbeda, Asisten Manager Rumah Makan Bumi Aki, Fauzie, menyampaikan bahwa beberapa hari kebelakang tingkat kunjungan yang datang makan ke Bumi Aki cukup ramai.
“Kalau beberapa hari kemarin, memang ada lonjakan tingkat pengunjung yang datang ke RM Bumi Aki. Tapi, per hari Sabtu (7/5) ini kembali menurun,” ujarnya.
(sof)