LANGIT7.ID, Jakarta - Pertandingan terakhir di fase Grup A yang mempertemukan Timnas U-23 Indonesia kontra Myanmar di Stadion Viet Tri, Provinsi Phu Tho, Vietnam pada Ahad (15/5/2022) pukul 16.00 WIB, menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim di SEA Games ke-31 di Hanoi Vietnam.
Baik Indonesia dan Myanmar sama-sama mengincar kemenangan demi mendapat satu tempat di semifinal. Beban Myanmar U-23 sendiri memang cukup berat, karena tim dituntut harus memenangkan pertandingan. Adapun, Garuda Muda hany a butuh hasil imbang untuk bisa mendapat satu tiket babak semifinal.
Indonesia unggul selisih 3 gol dengan agregat (4-1). Dua kemenangan beruntun yang dipetik Timnas U-23, memberikan motivasi lebih dan mampu mengangkat mental pemain setelah hasil buruk usai dipermak Vietnam U-23 deban skor 3-0 di laga perdana.
Meski Indonesia diuntungkan karena hanya butuh hasil imbang, pelatih Shin Tae-yong meminta agar skuad Garuda Muda tidak hanya bermain aman, tapi harus bisa memenangkan pertandingan demi mendapatkan posisi terbaik di Grup A. Indonesia saat ini ada di posisi kedua dengan 6 poin, dan Vietnam di peringkat pertama dengan 7 poin.
“Kami tidak boleh berpikir mau imbang, jadi saya akan menegaskan ke pemain supaya mereka lebih kuat dan hati-hati. Jadi pemain harus tetap mau menang sehingga hasilnya bisa baik,” kata Shin Tae-yong di laman PSSI.
Meski baru saja menelan kekalahan dari tuan rumah Vietnam 1-0, tim Myanmar menurut Shin Tae-yong adalah tim yang bermain cukup baik di Grup A. Tim tersebut memiliki keunggulan, di antara memiliki organisasi permainan yang bagus.
“Saya melihat tim Myanmar memiliki organisasi permainan yang baik. Kemampuan pemain-pemain mereka juga baik,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Myanmar U-23 Velizar Popov mewaspadai kekuatan Timnas Indonesia di SEA Games ke-31. Namun, timnya tetap bersemangat untuk bisa mendapatkan hasil terbaik dalam pertandingan pamungkasnya di fase grup.
“Saya tidak takut atau khawatir, dengan lawan manapun. Indonesia U-23 adalah tim yang kuat. Kami harus melakukan yang terbaik demi mencapai semifinal,” kata Velizar dikutip Bongda24H, Minggu (15/5/2022).
Baik Indoneisa dan Myanmar, sama-sama memiliki recovery selama dua hari sebelum melakoni pertandingan terakhir di Grup A. Garuda muda sendiri sudah berlatih ringan untuk memulihkan kondisi dan sedikit mengasah taktik pada Sabtu (14/5/2022) lalu.
(bal)