John Herdman Tekankan Pembinaan Usia Muda Sebagai Aset Berharga Tim Nasional
nabilRabu, 08 April 2026 - 15:05 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Kebutuhan akan pelatih berkualitas di level akar rumput menjadi poin utama dalam diskusi antara pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji dan Direktur Teknik Alexander Zwieirs tersebut, Herdman menekankan bahwa penguatan fondasi skuad nasional harus dimulai dari kelompok usia muda seperti U15 dan U17.
Strategi ini dinilai krusial karena pelatih berpengalaman dianggap memiliki kemampuan lebih baik dalam memetakan talenta yang belum terasah. John Herdman berpendapat bahwa tantangan terbesar seorang pelatih adalah saat membina pemain pada level dasar.
"Pelatih terbaik seharusnya ditempatkan di kelompok usia muda," tegas Herdman dikutip dari Instagram Erick Thohir, Rabu (8/4/2026).
Menurut sosok yang pernah mengarsiteki Timnas Kanada di Piala Dunia 2022 ini, menempatkan instruktur terbaik di sektor pembinaan akan memudahkan identifikasi potensi pemain untuk dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pernyataan Herdman didasari pada pengalamannya sebagai pelatih pengembangan di akademi muda Sunderland hingga 2001 serta pelatih Timnas U20 Putri Selandia Baru di Kejuaraan Dunia 2006.
"Pelatih terbaik sering kali bekerja dengan pemain yang levelnya paling dasar," ungkapnya.
"Dengan potensi yang belum terlihat jelas, di situ tantangan sebenarnya," tambah Herdman.
Erick Thohir memberikan lampu hijau terhadap usulan tersebut sebagai langkah strategis bagi masa depan sepak bola tanah air. Dukungan serupa juga datang dari Direktur Teknik PSSI, Alex Zwiers. Erick menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh demi mencapai target konsistensi di level Piala Asia serta menjaga prestasi di panggung Piala Dunia.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”