LANGIT7.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya untuk berkarya di pasar global.
Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Provinsi Sumsel, Akhmad Najib di Palembang, Selasa (3/8). Menurutnya, memasuki persaingan global di era pandemi ini, UMKM dan pelaku bisnis di Bumi Sriwijaya harus masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan Go-Internasional, seperti pangan, komoditi perikanan, pariwisata dan industri pengolahan.
“Selain itu, UMKM juga harus bisa menyesuaikan diri dengan memanfaatkan teknologi digital dan transaksi online dalam mengembangkan usahanya. Itu yang harus diperhatikan dalam pengembangan UMKM agar bisa Go-Internasional,” ujar dia.
Dikatakan Najib, adapun strategi lainnya yang dapat dilakukan untuk menjadikan UMKM Go-Internasional. Strategi itu masing-masing adalah memperbesar akses pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sehingga tercipta peluang dan permintaan terhadap produk-produk UMKM.
Selanjutnya, peningkatan kualitas produksi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produk dan jasa yang dihasilkan. Kemudian, pengembangan kapasitas manajemen dan usaha UMKM yang diwujudkan melalui pemberian konsultasi, pelatihan dan pendampingan para ahli, serta beberapa strategi lainnya.
Sementara itu,Dirut Bank Sumsel Babel (BSB), Ahmad Syamsudin, menambahkan pihaknya berkomitmen untuk mendorong UMKM di wilayahnya dan Babel agar lebih kompetitif di pasar nasional maupun pasar dunia.
“Kita (BSB) senantiasa bersinergi mendukung pembangunan dan pertumbuhan kerakyatan dengan cara mengembangkan mitra dengan UKM. Karena UKM kita ketahui merupakan pilar ekonomi bangsa,” ucap dia.
Dalam hal ini, dirinya menyebut untuk mengembangkan UMKM di antaranya terkait pendanaan, pembinaan dan penyediaan akses pasar.
“Insya Allah itu menjadi tonggak pertumbuhan UMKM di era pandemi. Alhamdulillah sejauh ini UMKM Sumsel dan Babel sudah melakukan beberapa ekspor, seperti kopi, karet, kelapa dan duku,” tutup dia.
(zul)