LANGIT7.ID, Jakarta - Putaran 9 Kejuaraan Dunia Formula E ABB FIA 2021/22 akan digelar di Sirkuit Ancol, Jakarta. Sirkuit tersebut dibangun khusus untuk perhelatan Formula E di ibu kota. Dalam pembangunannya, Sirkuit Ancol mengadopsi gaya
street circuit seperti halnya di Singapura dan Monaco.
Desain sirkuit ini sangat menarik. Bentuk sirkuit terinspirasi dari Kuda Lumping, seni tari dari Jawa.
"Jalur searah jarum jam terinspirasi oleh Kuda Lumping (atau
Flat Horse dalam bahasa Inggris), sebuah tarian tradisional Jawa yang menggambarkan pasukan berkuda yang terbuat dari anyaman bambu dan dihiasi dengan cat dan kain. Tarian yang tidak menentu memberi jalan kepada seorang penari dalam keadaan mengalir, seperti kesurupan, menampilkan kekuatan dan daya tahan fisik yang luar biasa," tulis penyelenggara di laman resmi FIA Formula E, dikutip Jumat (3/6/2022).
Baca Juga: Penjualan Tiket Tuntas, Jakarta E-Prix Siap Jadi Gelaran Terbesar
Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 2,37 km dengan 18 tikungan. Arah lintasan Sirkuit searah dengan jarum jam dengan lintasan lurus sepanjang 600 meter pada garis
start dan
finish.
Ada banyak ruang untuk bermanuver pada Tikungan 1 (T1) sebelum pebalap akan diuji dengan berbagai tikungan. Tikungan paling rumit adalah ketika bertemu dengan T2 menuju T3 karena membentuk seperti jepitan rambut dengan sudut tak lebih dari 30 derajat.
Pada tikungan terakhir, pebalap akan diuji dengan belokan ke kri yang cukup membutuhkan rem. Berbeda dengan negara lain, Sirkut Formula E di Jakarta memiliki perbedaan dengan sirkuit di belahan negara lain jika dilihat dari desain dalam sirkuit.
Baca Juga: Pebalap Jerman Akui Tak Sabar Jajaki Sirkuit Formula ESirkuit Formula E memiliki attack mode yang memungkinkan terjadinya oertake atau menyalip, sehingga membuat balapan lebih kompetitif. Pada kondisi itu, tenaga mobil akan diperbesar secara elektronik.
Selain Seoul, Jakarta adalah salah satu dari dua kota baru yang bergabung dalam kalender Formula E musim ini. Kedua lokasi itu merupakan langkah signifikan untuk kejuaraan.
Jakarta E-Prix 2022 akan menjadi balapan motor internasional pertama di Indonesia sejak kunjungan seri GP2 Asia 2008, dengan pembalap Nissan e.dams saat ini Sebastien Buemi benar-benar menang pada hari itu, di depan Kepala Tim ROKiT Venturi Racing Jerome d' Ambrosio.
(jqf)