LANGIT7.ID - , Jakarta - Sebanyak 16 pebalap belia potensial terpilih untuk mengikuti program pembinaan Astra Honda Racing School (AHRS) untuk ditempa menjadi
pebalap berprestasi di masa mendatang.
Sejak tahun 2010, AHRS telah meluluskan 150 pebalap dan menjadi ajang pencarian bibit balap Tanah Air yang konsisten dalam menghadirkan pebalap-pebalap berprestasi yang bersaing di ajang balap Asia dan dunia.
General Manager Marketing, Planning, and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan AHRS merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan dunia balap motor
Tanah Air. Sehingga para pebalap potensial negeri ini dapat meraih prestasi yang membanggakan di masa mendatang.
Baca juga: Pebalap Jerman Akui Tak Sabar Jajaki Sirkuit Formula E“Program AHRS telah mencetak pebalap Tanah Air berprestasi di tingkat balap internasional bahkan dunia, seperti Mario Suryo Aji, Andy Gilang dan Gerry Salim. Kami berharap semakin banyak pebalap Indonesia yang dapat berkiprah di ajang balap tertinggi dan AHRS merupakan pondasi yang kuat dalam pembentukan mental, kemampuan dan fisik pebalap,” jelas Andy dalam keterangan yang dikutip Rabu (22/6/2022).
Mario Suryo Aji yang saat ini bersaing di kelas Moto3 World GP, merupakan lulusan AHRS tahun 2016. Sementara Fadillah Arbi Aditama yang saat ini bersaing di Eropa pada ajang
FIM JuniorGP merupakan lulusan AHRS tahun 2019. Sebelumnya terdapat Andi Farid Izdihar dan juga Gerry Salim yang merupakan lulusan AHRS tahun 2010.
Sejak awal tahun 2020, tercatat 100 pendaftar mengajukan diri untuk bergabung dalam program AHRS. Setelah melalui seleksi, terpilih 41 orang peserta berusia maksimal 15 tahun yang berhak mengikuti proses seleksi lapangan pada Ahad, 19 Juni 2022 lalu.
Berlokasi di AHM Safety Riding Park Deltamas, seluruh pebalap muda berpotensi ini menunjukkan kemampuannya untuk dapat menimba ilmu balap di AHRS.
Pada seleksi pertama, tersaring 27 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan
braking, racing line, cornering, body movement, dan
riding style. Lalu di proses seleksi kedua, 27 pebalap pilihan ini kembali diuji berdasarkan durabilitas konsistensinya, sehingga terpilih 18 pebalap.
Pebalap terpilih ini kemudian diuji kembali dalam hal kemampuan adaptasi lintasan baru dengan perubahan
lay out.
Baca juga: Singkirkan Jepang dan Vietnam, Pebalap Decksa Almer Juara di TTC 2022Hingga kemudian terpilih 16 pebalap muda potensial yang berhak menjadi siswa AHRS. Proses seleksi ini pun dilakukan oleh tim AHRT dan pebalap Honda Asia Dream Racing yang juga lulusan AHRS yaitu Gerry Salim.
Sebagai siswa AHRS, para pebalap muda ini akan mendapatkan bekal ilmu balap baik secara teori maupun praktek. Teori yang diajarkan antara lain terkait manajemen balap dan komunikasi dengan tim serta publik.
Untuk mendukung performa balap, para siswa juga akan didukung oleh instruktur nasional. Program AHRS ini akan dilaksanakan sebanyak 3 kali dan berlokasi di 3 sirkuit permanen di pulau Jawa.
Pembinaan dalam program AHRS bertujuan untuk semakin mematangkan skill pebalap belia Tanah Air sebelum terjun ke balapan sesungguhnya di tingkat nasional maupun internasional, seperti
Asia Road Racing Championship, FIM JuniorGP, hingga level dunia di ajang Grand Prix.
Baca juga: Pebalap Fadillah Arbi Aditama Bertekad Tampil Maksimal di Junior GP PerdanaLatihan intens akan dilakukan menggunakan Honda NSF100 dengan melibatkan instruktur-instruktur berpengalaman.
(est)