LANGIT7.ID, Semarang - Tampil dihadapan puluhan ribu suporter di Stadion Jatidiri, PSIS Semarang mampu menumbangkan Bhayangkara FC melalui adu penalti dengan skor 10-9, Ahad (3/7/2022).
PSIS selanjutnya akan bertemu Arema FC di semifinal setelah dalam laga sebelumnya, Singo Edan mengalahkan Barito Putera 5-4, juga dengan adu penalti.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri, Bhayangkara FC mampu menahan gempuran PSIS Semarang. PSIS membuka gol lewat Wawan Febriyanto pada menit 45. Sementara, gol balasan dari Bhayangkara dilesakkan oleh Youseff Ezejarri pada menit ke-57, memanfaatkan bola yang lepas dari kiper PSIS, Yofandani. Hingga peluit babak kedua berakhir, kedudukan sama kuat hingga dilanjutkan dengan adu penalti.
Baca juga: LINK LIVE STREAMING PSIS vs Bhayangkara FC: Misi Mahesa Jenar Akhiri Tren NegatifPuluhan ribu penonton yang memadati stadion harus menahan nafas karena kedua tim harus melewatkan 10 tendangan penalti untuk menentukan pemenang.
Anderson Salles menjadi pemain Bhayangkara pertama yang gagal mencetak gol, disusul I Putu Gede. Sementara dari PSIS, Jonathan Cantillana yang menjadi penendang kedua tidak berhasil menyarangkan bola ke gawang yang dikawal Awan Setho.
Pelatih PSIS Sergio Alexandre tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah para pemainnya mampu mengalahkan Bhayangkara dengan melalui perjuangan yang berat.
“Ini jadi salah satu pertandingan yang sulit karena Bhayangkara tampil bagus, tapi kami juga punya mental yang lebih bagus sehingga bisa mendapatkan hasil maksimal. Saya sangat senang, Bhayangkara tim hebat tapi kita bisa fight sampai akhir pertandingan,” kata Sergio Alexandre.
Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Widodo Cahyono Putro mengatakan bahwa pertandingan kedua tim berjalan dengan menarik dan fair sampai akhirnya harus diakhiri dengan adu penalti. Ia tidak menyalahkan anak asuhnya atas hasil ini.
Baca juga: PSIS Menang Telak 6-1 atas Persita, Sergio Alexandre: Terima Kasih“Selamat kepada PSIS,” kata Widodo, seusai pertandingan.
Kesuksesan PSIS lolos ke partai semifinal ini harus dibayar mahal, karena salah satu gelandang bertahannya Eka Febri tidak bisa melanjutkan pertandingan did babak pertama, karena mengalami cedera. Posisinya digantikan oleh Guntur Triaji.
(sof)