LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Jami Tangkuban Perahu atau yang biasa dikenal warga sekitar dengan sebutan Masjid Tangkuban ini memiliki dua kubah. Satu kubah ukuran kecil di depan dan satu lagi kubah besar di belakangnya.
Masjid Tangkuban berlokasi di jalan Taman Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan. Bangunan masjid berlantai dua ini mengusung konsep arsitektur modern di mana masjid ini mempunyai fasilitas eskalator seperti di mall pada umumnya.
Gerbang utama masjid terletak persis di depan Taman Tangkuban Perahu. Masjid ini dihiasi ornamen bintang persegi delapan pada setiap sudut tembok bangunan masjid sebagai ciri khas.
Baca Juga: Pembangunan Masjid Al-Jabbar Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2022Pada lantai utama masjid biasa digunakan sebagai sarana belajar mengaji untuk anak-anak, mulai dari anak usia TK hingga SMP.
"Paling kecil sih ada kayaknya umur lima tahun, ada juga yang sudah SMP di sini," ujar Fita salah satu orang tua murid TPA/TPQ saat ditemui
Langit7, Selasa (5/7/2022).
Kegiatan belajar mengajar di Masjid Jami Tangkuban Perahu dilakukan dua sesi, dari hari Senin hingga Kamis.
"Sesi pertama sih dari jam satu sampai setengah empat, terus jam empat sampai setengah enam," jelasnya sembari menunggu sang anak selesai mengaji.
Untuk kegiatan salat, dilokasikan pada lantai dua masjid. Tangga utama menuju lantai dua tepat berapada persis di gerbang utama pintu masuk masjid.
Di bagian dalam masjid, kemegahan kubah terlihat jelas. Diameternya berukuran sekitar lima meter dan memiliki rangka seperti sarang laba-laba.
Baca Juga: Jelang Proses Puncak Haji, Menag: Arafah Siap Sambut Jemaah(zhd)