LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 prinsip
bisnis online yang perlu diterapkan para pelaku usaha. Faktor-faktor pendukung bisnis ini harus dipelajari, termasuk media sosialnya.
CEO dari MIL Digital Marketing Consultant, Indra Pratama mengatakan,
digital marketing dimulai dari ekosistem. Di antaranya meliputi media publikasi, aplikasi, iklan, media sosial, influencer, hingga KOL (key opinion leader).
Dari banyak ekosistem tersebut, ada beberapa topik penting yang menjadi tiga prinsip dalam bisnis, antara lain:
Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online yang Cocok untuk Pemula1. Sosial Media OrganikIndra menjelaskan, sosial media organik ini dapat membuat publik lebih sadar dengan eksistensi produk yang ingin dipasarkan. Selain itu, terdapat banyak media sosial yang bisa dijadikan sarana untuk memperkenalkan sebuah brand.
“Instagram adalah salah satu sosial media populer yang banyak digunakan. Organik di sini berarti harus mengoptimasi tanpa memisahkan jadwal publikasi dari tiga kanal, seperti feed, stories, dan reels," kata dia dikutip laman ITB, Kamis (7/7/2022).
Sehingga, lanjut dia, dengan optimasi secara organik itu dapat mencapai efektivitas kesadaran publik terhadap sebuah brand. Ketiga kanal itu pula harus dialokasikan dalam persentase konten sesuai dengan tujuan eksposur yang dicapai.
2. Iklan (Advertisement)Selain menggunakan platform media sosial lebih banyak, pelaku bisnis online juga dapat menggunakan fitur iklan (advertisement) di masing-masing platform yang ada.
Seperti Facebook Ads, Google Ads, TikTok Ads. Facebook Ads memiliki pengguna paling banyak dan pengaturan tunggal pada Meta.
Sementara Google Ads, lebih cocok digunakan oleh perusahaan dan korporat, mengingat kebiasaan umum pencarian informasi di google. Untuk TikTok Ads lebih memiliki pengguna kalangan muda yang mana semua platform disesuaikan pada kebutuhan bisnis.
3. InfluencerJasa influencer juga kian banyak digunakan demi perkembangan bisnis. Dengan menggunakan influencer diyakini dapat meningkatkan kesadaran publik lebih dini.
Namun, influencer di sini juga perlu dipilih menyesuaikan dengan sektor bisnis yang dijalankan. Sehingga, influencer dapat memiliki pengetahuan terkait sebuah produk dan memberikan perbandingan objektif.
(bal)