LANGIT7.ID, Semarang - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi optimistis keuangan timnya tidak akan mengalami kesulitan lagi pada kompetisi Liga 1 2022/2023.
Masa-masa sulit yang dialami oleh PSIS dan mayoritas tim di Liga 1 selama kompetisi di tengah pandemi tidak akan terulang.
PSIS dalam 5 tahun terakhir diterpa masalah keuangan karena harus menjadi tim musafir bermain di Stadion Moch Soebroto Magelang selama 3 musim. Kemudian 2 musim dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 dan tim dipaksa ikut kompetisi.
“Kita tombok jadi negatif itu karena alam, bukan karena keuangan tidak bagus, sistem tidak bagus. Sekarang sudah kembali ke Semarang, sponsor besar, prestasi bagus. Itu bisa menjawab (pertanyaan) tombok atau tidak,” kata
Yoyok Sukawi, di sela-sela pengenalan sponsor baru
PSIS, Mataram Sakti, dikutip Selasa (19/7/2022).
Ditanya terkait soal alokasi dana yang disiapkan oleh PSIS, Yoyok memilih tidak mau berkomentar banyak.
Baca juga: RESMI, Wahyu Tri Nugroho Lengkapi Slot Kiper PSIS Semarang
“Kita bicara miliar tidak etis. Tahun lalu, (dibandingkan) dengan tahun ini, belanja pemain meningkat tiga kali lipat. Berarti target pendapatan kita tiga kali lipat, sekarang sudah terpenuhi 80% target kita,” ucapnya.
Satu hal yang membuatnya senang, karena banyak sponsor lokal selain sponsor nasional dan internasional ada. Saat ini, sponsor dari lokal sudah mulai tumbuh.
“Kita usaha kita dapat profit, kita ekspansi ke infrastruktur, itu kita perkuat terus,” katanya.
Baca juga: PSIS Tambah Gelandang dan Kiper, Yoyok Sukawi: Kami Siap TransferSementara itu, PSIS akan melakoni pertandingan perdana Liga 1 musim ini di Stadion Jatidiri Semarang pada Sabtu (23/7/2022) menghadapi Rans Nusantara FC.
(sof)