LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Skotlandia mencabut hampir semua aturan pembatasan Covid-19 mulai hari ini, Senin (9/8/2021). Khusus aturan menggunakan masker tetap berlaku.
Langkah tersebut diumumkan langsung Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon di Parlemen Skotlandia. Keputusan tersebut mengikuti kondisi di Britania Raya yang berlangsung sejak tiga pekan terakhir.
"Ketika negara mencapai Level 0, di mana hampir semua pembatasan yang tersisa termasuk aturan menjaga jarak dan pertemuan dilonggarkan, maka semua fasilitas publik di seluruh Skotlandia dapat dibuka kembali," kata Sturgeon dikutip dari
Anadolu Agency.
Pemakaian masker, kata dia, akan tetap diwajibkan di sebagian besar fasilitas publik termasuk di transportasi umum. "Aturan tersebut mungkin akan berlaku hingga 2022," kata Sturgeon.
Berbicara kepada
BBC Radio Scotland, Menteri Kesehatan Humza Yousaf mengingatkan, kasus dapat meningkat tajam lantaran orang-orang akan lebih banyak berinteraksi. Menekankan pandemi belum berakhir, Yousaf mengatakan, Skotlandia tidak harus memberlakukan
lockdown total. Ataupun, kata dia, kebijakan
lockdown dapat diberlakukan selama musim dingin.
Data yang dirilis pemerintah Skotlandia, Ahad (8/8/2021), mencatat ada 1.240 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga total infeksi menjadi 354.538. Skotlandia melaporkan nol kematian baru, sehingga jumlah kematian masih 7.992.
Lebih dari empat juta orang Skotlandia, atau 90 persen orang dewasa menerima dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara lebih dari 3,32 juta orang lainnya, atau 74,6 persen sudah divaksinasi penuh.
(asf)