LANGIT7.ID, Kyiv - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kyiv menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Day 2021 di Ukraina, Ahad (8/8/2021). Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala perwakilan negara-negara ASEAN dan Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Yevhenii Yenin serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Ukraina, serta Direktur Institute of International Relations (IIR) Universitas Taras Shevchenko, Valerii Kopiika.
Dubes RI Kyiv Yuddy Chrisnandi, menyampaikan proses perjalanan dan perkembangan ASEAN sejak berdirinya hingga kini menjadi organisasi regional berpengaruh dengan kekuatan ekonomi dan Gross Domestic Product (GDP) gabungan mencapai sekitar 3 triliun dollar AS. Terkait hubungan ASEAN–Ukraina, Yuddy mengatakan optimismenya akan kerjasama yang semakin kuat dan saling menguntungkan.
"Merujuk pertemuan Dubes negara-negara ASEAN di Kyiv dengan Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba pada tahun lalu, dimana disepakati peningkatan kerjasama di berbagai bidang, termasuk peningkatan total perdagangan sampai dengan 5 miliar Dollar AS dalam 4 tahun ke depan, peningkatan kunjungan antar level pejabat tinggi, kerjasama pendidikan dan budaya, serta wacana pembentukan ASEAN Study Center," kata Yuddy dalam pidatonya.
Dalam hal ini, Yuddy menggarisbawahi kerjasama ekonomi sebagai prioritas. Dia pun meyakini target 5 miliar dollar AS untuk total perdagangan ASEAN–Ukraina akan tercapai mengingat total perdagangan Indonesia–Ukraina pada tahun 2020 saja mencapai 1,18 miliar dollar AS.
Selain itu, Yuddy juga menyoroti inisiatif pembentukan ASEAN Study Center yang rencananya diresmikan di Universitas Taras Shevchenko pada bulan September 2021. Diharapkan kehadiran ASEAN Study Center memperkuat hubungan ASEAN tidak hanya di level pemerintah tetapi juga antarpersonal.
Sementara itu, Wakil Menlu Ukraina Yevhenii Yenin, menyatakan bahwa Ukraina memandang penting negara-negara ASEAN. "Pemerintah Ukraina berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan ASEAN di berbagai bidang termasuk memastikan berdirinya ASEAN Study Center pada bulan September 2021," ujarnya.
Acara ASEAN Day ini ditutup dengan ramah tamah yang menyajikan kekayaan kuliner negara-negara ASEAN yang ada di Kyiv, antara lain mie goreng, sate dan martabak dari Indonesia. Ada pula roti jala dan kari dari Malaysia, serta aneka spring roll dari Vietnam.
(asf)