LANGIT7.ID - Pohon Instan merupakan pohon yang ditanam hingga spesifikasi ukuran tertentu guna mempersingkat waktu tumbuhnya hingga menjadi pohon dewasa. Sesuai namanya, pohon ini sudah dalam keadaan siap tanam, karena telah memiliki daun rimbun, akar kuat dan tajuk yang telah terbentuk.
“Jadi maksudnya pohon instan atau instant tree itu yang bisa langsung di tanam, dan pohon langsung segar tanpa stress. Jadi cost (biaya) bisa ditekan dan akan berbeda jika beli dari bibit awal tentu membutuhkan proses yang lebih panjang dan membutuhkan waktu lama hingga pohon dinikmati,” jelas Muhammad Yusuf, CEO Hanara Nursery kepada Langit7.
Hanara Nursery adalah tempat pembibitan tanaman dengan spesialisasi di bidang penyediaan pohon instan. Hadir sejak tahun 2019, Hanara menumbuhkan dan merawat banyak pohon instan siap jual di tiga kebunnya di Parung, Bintaro dan Karawang yang memiliki luas total 5 hektar.
Yusuf menyebutkan, hingga kini tersedia 50 jenis pohon instan di Hanara, mulai dari pohon biasa hingga yang termasuk dalam pohon langka.
![Mengenal Pohon Instan, Pilihan Praktis Menikmati Hasil Pohon dalam Waktu Singkat]()
Pohon instan bisa berasal dari berbagai jenis pohon, dan biasanya dibutuhkan untuk kebutuhan proyek lanskap taman publik maupun privat. “Pohon instan itu banyak jenisnya, ada pohon peneduh, ada pohon buah, dan ada juga pohon hias atau eksotis. Biasanya digemari pecinta tanaman untuk di rumah atau keperluan lanskap taman-taman perumahan,” jelas Yusuf.
Pohon Instan ditanam dalam planter bag, membuat kondisi akar setiap pohon tumbuh dengan sangat subur dan baik. Planter bag juga memudahkan pemindahan pohon. Bahannya yang mudah terurai membuat tanaman atau pohon mudah dipindahkan untuk langsung ditanam di lingkungan tanamnya baik di indoor maupun outdoor.
Untuk rumah tangga dengan lahan sempit tapi ingin menanam pohon instan, Yusuf menyarankan menggunakan wadah drum atau pot dengan metode tanaman buah dalam pot (tambulapot) bagi pohon buah atau pohon hias.
“Tambulapot atau tanaman lainnya di wadah tertentu itu bisa dikendalikan pertumbuhannya. Mungkin ingin hanya tumbuh sekitar 3 meter, ketika mencapai tinggi tersebut bisa kita pangkas. Pohon dalam wadah, pertumbuhan akarnya tidak secepat saat di dalam tanah,” jelas Yusuf.
Harga dari pohon instan bervariasi tergantung dari jenis kelangkaan tanamannya. Mulai dari Rp350.000 hingga Rp4,5 juta dengan jenis pohon super langka. Cukup terjangkau jika dibandingkan harus menghabiskan banyak waktu menanam pohon dari bibitnya.
“Harga Rp350.000 untuk pohon setinggi kisaran 3 meter dengan diameter pohon 2 centimeter sepertinya cukup terjangkau. Bayangkan untuk mencapai tinggi tersebut membutuhkan waktu 3-4 tahun,” ungkap Yusuf.
![Mengenal Pohon Instan, Pilihan Praktis Menikmati Hasil Pohon dalam Waktu Singkat]()
Menurut Yusuf, menanam pohon tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan estetika saja tapi juga sebagai kebutuhan manusia yang tidak bisa lepas dari pohon sebagai penghasil oksigen, juga untuk menjaga keseimbangan alam dari maraknya pembabatan pohon.
Untuk perawatan pohon instan, Yusuf menyebutkan, tidak terlalu beda dengan merawat tanaman lainnya, baik pada pupuk dan vitamin yang digunakan untuk memenuhi nutrisi pohon. Hanya yang harus diperhatikan adalah perlakuannya.
Yusuf mengingatkan, ketika pohon sudah ditanam oleh customer, bisa saja mendapatkan hasil berbeda, karena pelakuan pada pohon yang tidak sesuai.
“Saat di kebun dan di tempat customer tentu kondisinya bisa jadi berbeda, seperti kondisi tanah dan pencahayaan bisa memengaruhi bagaimana perlakuan yang tepat. Seperti frekuensi penyiraman, penggunaan pupuk dan obat saat pohon terserang hama dan sebagainya,” tambahnya.
Mengatasi permasalahan tersebut Hanara Nursery juga membuka konsultasi dan edukasi bagi pembeli pohon instan baik untuk skala proyek maupun rumah tangga.
(sof)