LANGIT7.ID, Jakarta - Polemik Jakarta International Stadium (JIS) yang batal digunakan untuk venue pertandingan kedua
FIFA Match day pada 27 September mendatang karena dinilai belum berstandar FIFA, mendapat respons dari CEO Persis Solo Kaesang Pengarep.
Melalui Twitter pribadinya, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menuliskan kalimat sentilan kepada PSSI.
“Coba kalau namanya JawaBarat International Stadium pasti auto standar FIFA,” tulis Kaesang dikutip Minggu (11/9/2022).
Baca juga: PSSI Nilai Stadion JIS Belum Layak untuk Laga FIFA Match DayBerdasarkan hasil inspeksi tim
infrastructure safety dan security PSSI, Stadion JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA Match day karena belum memenuhi kelayakan 100 % infrastruktur (area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara).
Bahkan,
concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribun perlu pengkajian ulang, pagar perimeter dibawah councerse barat tidak kokoh dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesusi standar).
“Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan
FIFA Match day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25 %- 50 % -75 % - 100 % dari perhitungan maximum safety capacity,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi di laman PSSI.
Yunus mengatakan, ukuran JIS begitu megah (dengan daya tampung 80 ribu) hanya bisa menampung parkir 800 unit kendaraan roda empat itu sangat riskan. Padahal jika timnas main animo masyarakat untuk berduyun-duyun ke stadion sangat tinggi.
Selain itu, masuk stadion hanya satu pintu, sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama.
Baca juga: Indonesia Satu Grup dengan Thailand di Piala AFF 2022“Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak dapat masuk, bisa jadi tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak dak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur. Nah, kalau kita paksakan pasti akan menjadi catatan FIFA,” jelas Yunus.
PSSI menyebut kendala lainnya adalah biaya sewa stadion yang terlalu tinggi. Tim sekelas Persija Jakarta pun memilih Stadion Bekasi Tentu juga karena infrastrukture yang belum memadai.
PSSI saat ini masih menjajaki Stadion Patriot Bekasi dan Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor sebagai venue alternatif.
(sof)