LANGIT7.ID, Jakarta - Islam memiliki pandangan berbeda soal
rumah tusuk sate. Seorang muslim mestinya tak perlu memusingkan mitos tersebut, apalagi sampai meyakininya.
Anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al Irsyad, Ustadz Abdullah Roy mengatakan, mempercayai rumah tusuk sate sebagai pembawa sial sama halnya dengan percaya tahayul, dan hal tersebut dilarang oleh agama.
Menurut dia, segala sesuatu adalah kehendak Allah SWT, maka itu haram hukumnya seseorang menyakini sesuatu yang tidak dalilnya.
"Namanya tahayul, ini adalah perkara yang dilarang dalam agama. Segala sesuatu adalah dengan kehendak Allah. Jangan sampai kita meyakini sesuatu tanpa ada dalil," ujar Ustadz Roy dikutip dari YouTube Fatwa TV Official, Rabu (15/9/2022).
Baca Juga: Tips Tinggal di Rumah Tusuk Sate, Yakin Bawa Sial?"Yang namanya keberuntungan kesialan adalah Allah SWT yang menentukan, tidak boleh seseorang meyakini sesuatu membawa sial, kecuali memang di situ ada dalilnya," lanjut dia.
Meski yang berkata adalah orang tua Anda sendiri, tetapi tetap saja hal tersebut tidak terdapat dalil, maka itu tidak boleh dibenarkan.
Lebih lanjut, mantan pengajar berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Madinah itu berkata jika Anda terlanjur tinggal dirumah tusuk sate, dan berniat menjualnya dengan alasan yang jelas maka tidak menjadi persoalan.
Namun, lain halnya jika Anda ingin menjualnya karena meyakini rumah tersebut membawa sial.
"Tidak boleh kita meyakini demikian. Apa yang diucapkan oleh orang jangan kita pedulikan, kita berlindung kepada Allah dan kita yakini bahwasanya semua kebaikan semua manfaat adalah dari Allah SWT," tuturnya.
"Allah sudah mengtakdirkan sebelum menciptakan langit dan bumi bahwasanya demikian, bukan karena tahayul atau hal-hal lain tersebut," pungkas Ustadz Roy.
(bal)