LANGIT7.ID, Jakarta - Manchester City bersiap melakoni laga berat kala bertandang ke Molineaux Stadium, markas Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan
Liga Inggris pekan ketujuh, Sabtu (17/9). Wolves menjadi salah satu tim terberat yang dihadapi City dalam beberapa musim terakhir.
City saat ini duduk di urutan kedua klasemen sementara Liga Inggris, terpaut satu poin dari Arsenal di puncak. Sedangkan Wolves terdampar di peringkat ke-15 dengan koleksi enam poin.
Baca Juga: Masa Berkabung Nasional, Liga Inggris Resmi Tunda Kompetisi Pekan IniDalam lima pertemuan terakhir,
The Citizens sukses mencatatkan empat kemenangan dan satu kekalahan. Kekalahan dialami City pada musim 2019/2020, di mana
Wolves menang dramatis 3-2 saat itu.
Pelatih City,
Pep Guardiola mengatakan Wolves telah mengubah gaya bermainnya di bawah komando Bruno Lage. Menurut Pep, posisi Wolves di tabel klasemen tidak mencerminkan seberapa baik mereka bermain.
"Ini adalah tim yang sama sekali berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Posisi mereka di klasemen (Liga Inggris) karena sepak bola tidak dapat diprediksi dan terkadang Anda tidak mendapatkan apa yang pantas Anda dapatkan," ujar Pep dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Ratu Elizabeth II Wafat, Klub-klub Inggris Kompak Kenakan Atribut HitamJuru taktik asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa Wolves merupakan salah satu tim terberat yang pernah dihadapi City dalam beberapa musim terakhir. Untuk itu, Pep harus bersiap diri mempersiapkan pertandingan yang diprediksi bakal berlangsung ketat.
Selain itu, Pep mengaku sangat terkesan dengan cara bermain Wolves. Terlebih, Wolves memiliki sejumlah pemain berkebangsaan Portugal seperti Jose Sa, Ruben Neves, Joao Moutinho, Pedro Neto, Goncalo Guedes hingga Daniel Podence.
"Saya sangat terkesan dengan cara mereka bermain. Mereka memiliki banyak hal bagus, seperti bek tengah membuat proses yang bagus, memiliki pelari yang luar biasa dan banyak bakat. Mereka adalah pesaing besar dengan mentalitas Portugis yang mereka miliki," kata Pep.
Baca Juga:
Chelsea Rekrut Graham Potter, Pelatih Naik Daun di Liga Inggris
Menilik Kesuksesan Manchester United Usai Kalahkan Arsenal(asf)