Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bisakah Mengubah Sifat Pasangan Jadi Lebih Baik?

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 23 September 2022 - 09:29 WIB
Bisakah Mengubah Sifat Pasangan Jadi Lebih Baik?
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Beberapa orang berharap dapat mengubah sifat pasangan menjadi lebih baik dalam sebuah pernikahan. Namun, bisakah hal demikian dilakukan?

Psikolog klinis Marsha Tengker atau yang akrab disapa Caca Tengker mengatakan mengubah sifat pasangan bisa saja dilakukan. Namun, perlu diingat untuk mencapai hasil yang diinginkan semua bergantung dari pasangan tersebut.

Baca juga: Ini Ciri-Ciri Pasangan yang Tak Layak Dipertahankan

"Bukannya tidak bisa, bisa saja, tetapi effort-nya akan lebih berat daripada kita mengubah diri kita sendiri," ujar Caca dalam diskusi bertajuk Lika-liku Rumah Tangga di Setiap Jenjang, Kamis (22/9/2022).

Menurut dia, akan lebih baik jika perspektif mengubah perilaku pasangan diganti menjadi belajar mengontrol diri sendiri agar keinginan mengubah pasangan tidak dilakukan.

"Kalau bisa mengontrol itu, harusnya kita juga bisa mengontrol harapan kita. Jadi perilaku kita juga bisa dikontrol karena kalau kita berharap mengubah pasangan kita effortnya akan sangat besar. Misalnya 80 persen kita mau merubah dia, tetapi dianya tidak ada kemauan untuk mengubah diri, maka dia tidak akan berubah," katanya.

"Akhirnya kita capek sendiri. Kita yang merasa gagal atau kita menyalahkan pasangan kita karena tidak mau berubah," lanjut ibu dua anak itu.

Baca juga: 5 Resep Finansial Bagi Pasangan Muda Ala Prita Ghozie

Lebih lanjut, istri Barry Tedja Tamin ini memberikan solusi agar perilaku suami dapat berubah.

"Solusinya kita harus mengingatkan dia atas kebiasaan buruknya, tetapi kadang-kadang capek dan kesal, itu tidak apa-apa. Kembali lagi dalam hubungan itu terpenting adalah bagaimana bisa berkomunikasi dengan baik terkait kebutuhan kita," tuturnya.

Meski demikian, ia mengingatkan untuk dikomunikasikan secara spesifik agar suami atau istri tidak merasa dirinya memiliki perilaku yang sangat buruk sedunia.

"Misal komunikasikan, 'aku merasa kesal kalau kamu tidak menutupi pintu kamar mandi saat masuk ataupun keluar.' Jadi spesifik perilakunya. Sebab bila tidak spesifik atau langsung menjudge, misal dia orangnya berantakan itu akan menyerang kepribadiannya, dan itu lebih menyakitkan. Biasanya kalau orang yang tersakiti akan mencoba menyakiti lagi," kata Caca.

Baca juga: Harmonis dan Saling Dukung, 5 Pasangan Artis Ini Kompak Perdalam Islam

"Tapi kalau kita mencoba menyampaikannya secara spesifik apa yang mau kita ubah, dia akan lebih sadar bahwa kita ingin mengubah kebiasaannya. Misalnya yang berkaitan dengan menutup pintu kamar mandi tadi. Bukan perilaku dia secara keseluruhan yang membuatnya merasa perilaku dia jelek sedunia gitu, bukan," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)