LANGIT7.ID, Jakarta - Satu laga
Big Match bakal tersaji kala Inter Milan menjamu Barcelona dalam lanjutan babak penyisihan Grup C
Liga Champions 2022/2023, Rabu (5/10) dini hari WIB. Baik Inter dan Barcelona sama-sama menargetkan poin penuh guna menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Inter saat ini menjalani tren negatif di beberapa pertandingan terakhirnya. Pasca takluk dari Bayern Munchen di laga perdana Grup C,
La Beneamata juga menelan kekalahan dari Udinese (1-3) dan terbaru AS Roma (1-2) di ajang Liga Italia.
Baca Juga: Jelang Liverpool vs Rangers, Klopp Akui Timnya Krisis Kepercayaan DiriSituasi pelik ini membuat nama pelatih Simone Inzaghi pun kian disorot. Bahkan, beberapa laporan terakhir menyebutkan jika petinggi Inter mulai mempertimbangkan untuk menendang Inzaghi jika tak mampu membawa keluar dari serangkaian hasil buruk.
Melihat kondisi tersebut, pelatih Barca
Xavi Hernandez meminta anak asuhnya mewaspadai amukan
Nerazzurri di laga malam nanti. Terlebih, Inter selaku tuan rumah diprediksi bermain ngotot sejak menit awal.
"Inter adalah lawan tangguh dengan pertahanan yang kuat, meskipun mereka tidak dalam performa terbaik saat ini. Ini berarti mereka akan mulai sangat termotivasi. Namun, kami akan mencoba untuk mendapatkan kontrol dan menciptakan permainan," kata Xavi dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (4/10).
"Saya tidak ingin mengubah gaya yang telah meningkatkan kami, tapi saya ingin beradaptasi dengan lawan untuk mendapatkan lebih banyak kontrol. Kami melakukan itu untuk menunjukkan lebih banyak karakter. Itu DNA kita. Kami ingin mengontrol permainan dan menguasai bola," ujarnya.
Baca Juga: Gol Spesial Haaland Bawa City Menang 2-1 atas DortmundMenurut Xavi, Inter asuhan Simone Inzaghi menerapkan permainan dinamis dengan memainkan dua penyerang, sesuatu yang tidak lagi terjadi di Spanyol. Guna meredam serangan
Nerazzurri, Xavi bertekad menunjukkan lebih banyak keberanian, karakter dan perlunya mengambil risiko.
"Kami harus menyerang dan tidak membiarkan Inter berlari, karena mereka adalah tim yang sangat vertikal dan mendominasi banyak bagian permainan. Kami ingin bermain di lini tengah lawan. Kami akan mencoba menunjukkannya," ucapnya.
"Ini adalah Liga Champions dan kami tidak memiliki banyak peluang untuk bermanuver. Kami ingin membuktikan kepada diri sendiri bahwa inilah saatnya untuk tampil di kompetisi ini," tuturnya.
Baca Juga:
AC Milan Kuasai Grup E Usai Kalahkan Si Penakluk Chelsea
Juventus Takluk dari Benfica, Allegri Enggan Cari Kambing Hitam(asf)