LANGIT7.ID, Semarang - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mempersilakan kepada klub-klub di Liga 1 untuk memberikan usulan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
Keputusan untuk mengajukan usulan KLB menjadi kewenangan dari klub pemilik voters sebagai anggota PSSI. Hal itu disampaikan Yoyok menanggapi wacana yang berkembang
pascatragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan orang.
“Mengenai KLB, PSIS menghormati sikap kawan kawan klub lain karena itu hak sebagai anggota PSSI, namun harus dilaksanakan sesuai statuta yakni jika ada usulan dari 50% anggota PSSI atau 2/3 dari Delegasi yang mewakili Anggota PSSI,” tutur Yoyok Sukawi, di Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Baca juga: Mantan Pemain Lazio U-19 Jalani Trial di PSIS SemarangDi sisi lain, PSIS mendorong PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator liga untuk segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa demi keberlangsungan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. RUPS luar biasa harus dilakukan demi kejelasan dan nasib kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Yoyok mengatakan, sebagai klub peserta, kelanjutan kompetisi adalah hal yang sangat penting. Namun kompetisi juga harus berjalan dengan penuh transformasi dan perbaikan-perbaikan seperti yang saat ini tengah disusun oleh tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia.
“Sepak bola Indonesia harus kembali berjalan jauh lebih baik dari sebelumnya,” lanjutnya
Baca juga: Kelompok Suporter Liga 1 Berharap Tragedi Kanjuruhan Tidak TerulangPSIS juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan dan berharap pihak terkait untuk dapat menginvestigasi secara menyeluruh dan mengusut tuntas serta adil atas tragedi di Stadion Kanjuruhan,” kata Yoyok Sukawi.
(sof)