LANGIT7.ID, Jakarta - Kelompok suporter klub sepak bola Liga 1 ikut bela sungkawa atas tragedi Kanjuruhan yang memakan korban hingga 125 orang.
Ketua The Jak Mania, Dicky Soemarsono menyampaikan rasa dukanya terhadap seluruh korban.
"Saya turut berbelasungkawa dan berduka cita yang sedalam-dalamnya dan berharap segera ada pihak yang bertanggungjawab," ujar Dicky, dalam keterangan kepada Langit7.id, Ahad (2/9/2022).
Menurutnya, pertandingan high risk antara
Arema FC dan Persebaya harusnya sudah memiliki pengamanan yang menyesuaikan risiko akan terjadi.
Baca juga: Klub Liga 1 Sebut Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa"Yang patut dipertanyakan pola pengamanan pertandingan Arema FC vs Persebaya. Bagaimana prosedur pengamanan dari setiap risiko kejadian. Bagaimana melihat situasinya, setiap risiko pasti harus bisa diperhitungkan, ketika tidak pasti ada yang salah," tutur Dicky.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal The Macz Man Zona Massenrempulu (Maspul) Naro mengatakan, pertandingan antara Arema dan Persebaya bukan hanya sekadar musibah, melainkan tragedi kemanusiaan.
"Ratusan korban yang tewas itu membuat kita pribatin. saya turut berduka cita sedalam-dalamnya agar semua almarhum khusnul khatimah," kata Pria yang disapa Daeng Naro ini.
Baca juga: Arema FC Siap Tanggung Biaya Perawatan Korban Tragedi KanjuruhanDirinya lantas berharap tragedi ini dapat menjadikan pelajaran dan evaluasi berbagai pihak terkait.
"Karena ini tragedi maka harus ada yang bertanggungjawab, investigasi sedalam-dalamnya. Agar tidak tak ada terulang di masa masa mendatang," kata Daeng Naro.
Selain itu, salah satu ketua suporter PSIS Semarang Panser Biru, Gilang turut menyampaikan duka mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan ini.
Baca juga: Derby Manchester, Pemain Kenakan Pita Hitam atas Tragedi Kanjuruhan"Saya lebih men-support teman-teman suporter Aremania dan Malang Fans untuk selalu kuat, sabar, dan tabah menghadapi cobaan yang diterima.
Menurut saya semua stakeholder harus membuka komunikasi dengan berbagai aturan yang ditata oleh pemerintah," ucap Gilang.
(sof)