LANGIT7.ID, Semarang - Klub-klub Liga 1 menyampaikan bela sungkawa atas tragedi di
Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang mengakibatkan 128 korban meninggal dunia, pada Sabtu (1/10/2022) malam.
Tak terkecuali PSIS Semarang. Di laman Instagramnya,
background lambang PSIS diberi warna hitam, sebagai tanda ikut berkabung atas hilangnya nyawa dari ratusan suporter, termasuk dua petugas kepolisian yang berjaga.
“Turut berduka, atas jatuhnya korban dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan,” tulis PSIS dalamm unggahan di Instagram dikutip Ahad, (2/10/2022)
Baca juga: The Jakmania: Kerusuhan Kanjuruhan Bukan Rivalitas dan Fanatisme“Segenap keluarga besar PSIS Semarang turut berduka cita atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang. Sejenak, kita doakan para korban dan berharap tragedi ini tidak terulang lagi. Karena sejatinya tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia. Pray for Malang,” tulis PSIS.
Wujud solidaritas juga ditunjukkan oleh elemen suporter
PSIS Semarang, Panser Biru dan Snex.
Dua kelompok suporter Laskar Mahesa Jenar itu datang ke Stadion Jatidiri untuk menggelar doa bersama dan menyalakan lilin, untuk para korban jiwa di Kanjuruhan Malang pada Minggu (2/10/2022) pukul 19.32 WIB.
Sebenarnya pada malam ini PSIS akan menjamu Bhayangkara FC. Hanya saja, PT Liga Indonesia Baru melalui Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita memutuskan kompetisi ditunda sampai sepekan, imbas dari kericuhan suporter di Stadion Kanjuruhan.
Sebagai gantinya karena pertandingan dibatalkan panitia pelaksana, suporter menggelar doa bersama.
Baca Juga: 127 Suporter Meninggal, Begini Awal Mula Kisruh di Kanjuruhan“Berdasarkan emergency meeting yang dilakukan perangkat pertandingan dengan dipimpin match commisioner Bapak Edrizal dengan berdasarkan rilis resmi dari PT. Liga Indonesia Baru mengenai penundaan kompetisi selama sepekan, maka diputuskan pertandingan antara PSIS menghadapi Bhayangkara FC ditunda,” ujar Ketua Panpel PSIS, Danur Rispriyanto dalam rilis yang diterima Langit7.
(sof)