LANGIT7.ID, Jakarta - Derby Manchester City vs Manchester United dalam laga lanjutan Premier League 2022/2023 turut membawa duka atas
tragedi sepak bola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Kerusuhan selepas pertandingan Arema Fc Vs Persebaya menyebabkan 125 orang meninggal.
Para pemain kedua tim menjalani pertandingan dengan mengenakan pita hitam di lengan. Dilansir The Guardian, Ilkay Gundogan dan Bruno Fernandes memimpin para pemain memasuki lapangan.
Baca juga: La Liga Berkabung Tragedi Kanjuruhan, Pemain Valencia dan Espanyol Lakukan Penghormatan“Kedua tim mengenakan ban lengan hitam karena tragedi di Indonesia,” dikutip Ahad (2/10/2022) saat kick off di Stadion Etihad.
Manchester City dan
Manchester United secara resmi melalui media sosial resmi klub menyampaikan belasungkawa. Kedua tim turut bersedih atas tragedi yang menimpa sepak bola Indonesia Liga 1 2022/2023.
“Manchester United sangat berduka atas tragedi yang terjadi di Malang dan kami berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk para korban dan keluarganya. Tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia,” tulis Manchester United.
Sementara akun media sosial Manchester City menulis ucapan: “Kami sangat sedih mendengar peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Kami berduka untuk semua orang yang menjadi korban.”
Baca juga: Klub Liga 1 Sebut Tak Ada Sepak Bola Seharga NyawaPada pertandingan Liga 1 2022/2023, Arema FC tumbang di kandang sendiri dengan skor akhir 2-3 dari Persebaya. Aremania yang kecewamerangsek ke lapangan usai laga dan membuat kerusuhan.
Kerusuhan semakin pecah ketika kepolisian dan para pendukung bentrok di lapangan. Tembakan gas air mata ke area lapangan dan tribun membuat kerumunan massa tak terkendali.
(sof)