LANGIT7.ID, Jakarta - Keputusan Chelsea memecat Thomas Tuchel sebagai Manajer The Blues di awal musim ini membuat banyak penggemar klub asal London itu kecewa. Tak terkeucali Tuchel sendiri.
"Ya, saya kecewa, dan saya sedih karena saya pikir pekerjaan saya di Chelsea belum selesai," kata Tuchel dikutip Football London, Ahad (6/11/2022).
"Saya menyukai hari-hari saya di Chelsea. Akhirnya terlalu cepat untuk saya, tapi itu di luar kendali saya," sambung dia.
Pria asal Jerman itu ditunjuk sebagai Manajer Chelsea pada awal tahun lalu menggantikan posisi Frank Lampard. Sejumlah prestasi pun langsung dia persembahkan kepada The Blues.
Baca Juga: 5 Pesepakbola Muslim Kandidat Peraih Ballon d’Or 2022Tuchel sukses membenahi Chelsea yang kala itu di ambang performa buruk. Bahkan pria berusia 49 tahun itu mengakhiri musim dengan mempersembahkan gelar Liga Champions dan masuk empat besar Liga Inggris.
Pada musim berikutnya, dia kembali membawa Chelsea juara Piala Dunia Antar Klub untuk kali pertama. Ditambah satu prestasi lainnya yakni Piala Super UEFA.
Kendati demikian, pada awal musim ini Chelsea sulit menemukan performa konsistennya. Alhasil berakhir dengan pemecatan sang Manajer, Thomas Tuchel tepat pada 7 September 2022.
"Ini juga adalah apa yang anda kerjakan. Anda bekerja untuk hal-hal bagus jika anda adalah seorang pelatih sepakbola, tapi segala hal di luar kendali anda, anda harus menerimanya dan membuat situasi yang terbaik," ujarnya.
Baca Juga: Tandang ke Markas Chelsea, Pioli Ingin Milan Tampil Dominan(zhd)