LANGIT7.ID, Jakarta - Ajang penghargaan bergengsi bagi pesepak bola pria Ballon d’Or 2022 digelar Senin pukul 20.30 WIB waktu Prancis atau 1.30 WIB. Sejumlah pesepak bola muslim masuk dalam daftar nominasi penerima piala.
Seremoni Ballon d'Or 2022 digelar di Theather du Chatelet, Paris. Pemenang Ballon d'Or dari kategori pesepak bola pria terbaik di Ballon d'Or telah ditentukan dari besaran poin, yang berasal dari pilihan jurnalis sepak bola dari 100 negara anggota FIFA.
Berikut 5 pesepakbola muslim yang menjadi kandidat peraih Ballon d'Or 2022:
1. Mohamed Salah (Liverpool) Mohamed Salah adalah pemain sepak bola Mesir yang sangat populer. Kehadirannya di Liga Inggris membawa pengaruh besar yang mengubah banyak pandangan orang terhadap Islam sehingga namanya masuk dalam jajaran Muslim Paling Berpengaruh di Dunia versi The Muslim 500.
Salah memulai kariernya di Liga Primer Mesir pada 2010 sebelum pindah ke Swiss, Inggris, Italia, dan kemudian Inggris lagi. Salah menikmati musim tersukses dalam kariernya bersama Liverpool FC pada 2017/18.
Dia memecahkan banyak rekor dan memenangkan banyak penghargaan. Dia juga membantu Mesir lolos ke Piala Dunia. Musim 2018/19 melihat lebih banyak kesuksesan dengan Liverpool FC menjadi runner-up di Liga Primer Inggris, dan dinobatkan sebagai Juara Eropa 2019 dan Juara Klub Dunia.
Sifatnya yang ramah dan sopan santun telah membuatnya memenangkan banyak penggemar di seluruh dunia. Performanya apiknya bersama Liverpool FC membawa efek yang belum pernah terjadi sebelumnya dari penggemar sepak bola yang menyanyikan lagu-lagu positif tentang Muslim.
2. Karim Benzema (Real Madrid) Karim Benzema adalah favorit untuk upacara Ballon d'Or ke-66. Robert Lewandowski, Sadio Mané dan Thibaut Courtois adalah pesaing serius.
Benzema sukses mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions. Pemain berusia 34 tahun itu bahkan mencetak total 46 gol yang mengantarkannya menjadi top skor La Liga dan Liga Champions.
Agustus silam, Benzema meraih penghargaan Pemain Terbaik UEFA, Kamis (25/8/2022). Benzema menjadi pemain favorit setelah mencetak 15 gol Liga Champions dan menjadikan Real Madrid meraih gelar Eropa ke-14.
Benzema juga berhasil membawa Real Madrid meraih tiga trofi bergengsi yakni Liga Spanyol, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol.
3. Sadio Mane (Bayern Munchen) Mane merupakan mantan striker Liverpool yang kini bermain untuk Bayern Munchen. Berkat Mane, The Reds bisa meraih gelar Liga Champions dan Liga Inggris.
Mane masuk dalam daftar nominasi penerima Ballon d’Or 2022 sebanyak empat kali di antara tiga puluh pemain terbaik sejak 2017. Dia tercatat mencetak 16 gol pada musim 2021-2022 yang membuat para juri kembali memasukkan namanya dalam ajang Ballon d'Or 2022.
Dalam berbagai kesempatan, Mane kerap menunjukkan sikapnya sebagai seorang muslim. Misalnya saat sesi foto tim terbaru Bayern Munchen Agustus silam, pemain depan asal Senegal itu meminta izin untuk tidak ikut memegang gelas bir.
4. Riyad Mahrez (Manchester City) Popularitas Mahrez bersemi saat ia secara mengejutkan mampu membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris musim 2015-2016. Bahkan di saat bersamaan, Mahrez mampu dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Inggris.
Berjarak dua tahun, Mahrez pun dipinang oleh raksasa Eropa, yakni Manchester City. Perjalanan karier Mahrez bersama Man City pun bisa dikatakan cukup mengesankan.
Pesepak bola yang memiliki nama lengkap Riyad Karim Mahrez ini lahir di Sarcelles, sebuah kawasan di pinggiran utara Kota Paris, Perancis, pada 21 Februari 1991. Kedua orangtuanya berkebangsaan Aljazair. Riyad memiliki darah Maroko dari sang ibu, Halima.
Riyad Mahrez kerap menunjukkan sebagai pribadi yang berjiwa sosial tinggi. Dia dan beberapa pemain di Premier League lainnya menggalang dana untuk National Heath Service guna melawan pandemi Corona Covid-19 dalam kampanye #PlayersTogether.
5. Antonio Rudiger (Real Madrid) Antonio Rudiger adalah pesepak bola profesional asal Jerman yang bermain sebagai bek tengah untuk klub La Liga Real Madrid dan tim nasional Jerman. Rudiger memulai karier juniornya di klub Hertha Zehlendorf, Borussia Dortmund, VfB Stuttgart kemudian memulai karier seniornya di klub tersebut pada 2011.
Musim 2021-2022 merupakan sebuah keberuntungan bagi dirinya saat ia membela Chelsea. Berbagai prestasi maupun gelar telah Rudiger dapatkan selama berada di Chelsea.
Di bawah juru taktik Thomas Tuchel, ia dan rekan setimnya sukses menyabet trofi seperti Liga Champions 2021, Super Eropa 2021 serta terakhir Piala Dunia Antar Klub 2021.
(sof)