LANGIT7.ID, Surakarta - Muhammadiyah memberikan penghargaan Anugerah Kebudayaan kepada 3 seniman legendaris asal Kota Solo yaitu Waldjinah, Gesang, dan Didi Kempot. Penghargaan itu diserahkan langsung kepada Waldjinah, keluarga almarhum Gesang, dan keluarga almarhum Didi Kempot dalam acara Malam Mangayubagyo
Muktamar Muhammadiyah di Gedung Edutorium UMS Jumat (18/11/2022) malam.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir menyebut 3 seniman tersebut merupakan tokoh budaya yang mendunia.
"Seniwati budayawan ibu Waldjinah yang lagunya sepanjang masa baik jaman kolonial maupun milenial selalu jadi kenangan," kata Haedar Nashir.
Baca Juga: 39 Calon Anggota Tetap PP Muhammadiyah Terpilih, Anwar Abbas Raih Suara Tertinggi
Selain itu, almarhum Didi Kempot dan Gesang, kata Haedar Nashir tak asing bagi keluarga besar Muhammadiyah.
"Bahkan almarhum Gesang masa remajanya aktif dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan," ungkap Haedar.
Haedar menyebut, penghargaan yang diberikan Muhammadiyah ini tak sebanding dengan karya ketiga seniman yang luar biasa.
"Penghargaan ini tidak seberapa dibanding karya-karya dan pengkhidmatan dari tiga tokoh ini," kata Haedar.
Selain penghargaan, Muhammadiyah juga memberikan santunan dana pendidikan untuk keluarga penerima para penerima penghargaan sebesar Rp 20.000.000,-.
Selain itu, Haedar menekankan bahwa Muhammadiyah juga merupakan ormas Islam yang akrab dengan seni dan budaya. Ia menjadi sarana untuk mendekatkan diri pada Allah Ta'ala.
Baca Juga: 3 Objek Wisata Ini Beri Diskon Tiket ke Peserta Muktamar Muhammadiyah
"Seni itu boleh sepanjang tidak membuat kita jauh dari Allah, bahkan semakin (membuat) kita larut (mendekat) dengan Allah. karena Allah itu maha indah dan mencintai keindahan. Dengan seni tumbuh kehalusan rasa dan Budi. Seni bagian dari irfani Muhammadiyah. Maka mari kita isi malam ini dengan tasyakur dan ta'aruf," terang Haedar.
Selain dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya, Malam Mangayubagyo dalam rangka menyambut peserta dan penggembira muktamar dari seluruh Indonesia itu juga dimeriahkan oleh penampilan Letto dan Tantri Kotak.
(jqf)