LANGIT7.ID, Jakarta - Huawei menjalin kemitraan strategis dengan
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan digital awak media.
Keterampilan yang diasah ini untuk bidang teknologi
informasi dan komunikasi. Sinergi ini ditegaskan dalam MoU antara Huawei dan AMSI pada Indonesia Digital Conference 2022.
Penandatangan nota kesepahaman ini disaksikan Vice President, Huawei Asia Pacific Public Affairs and Communications, Jung Zhang dan Director of the Board, Business Environment, Huawei Indonesia, James Sun. Kemudian Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut.
MoU ini ditandatangani Director of Government Affairs Huawei Indonesia, Yenty Joman dan Sekjen AMSI, Wahyu Dhyatmika.
Melalui kerja sama ini, Huawei akan memberikan pemberdayaan pengetahuan ICT bagi awak media, serta menyelenggarakan program peningkatan kapasitas insan media di bidang teknologi.
Program tersebut meliputi sesi berbagi pengetahuan tentang topik teknologi TIK seperti cloud, AI, 5G, dan keamanan siber, serta kunjungan ke Pusat Inovasi Huawei.
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, menyambut baik kolaborasi media dan industri untuk memperkuat media siber di Indonesia.
"Indonesia telah berhasil menyelenggarakan KTT G20 di Bali. Peran media dalam mensukseskan KTT G20 sangat besar, termasuk peran media dan rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam AMSI," kata Usman dalam keterangan yang diterima Langit7, Rabu (23/11/2022).
Kolaborasi menjadi kata kunci untuk lompatan besar digital. Kominfo mengapresiasi kerja sama antara AMSI dan Huawei.
"Kami berharap kerja sama ini dapat memberdayakan media siber pada khususnya dan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia pada umumnya, kata Usman Kansong," katanya.
Sementara itu Jun Zhang mengapresiasi kerja sama ini sebagai momen bersejarah bagi perkembangan digital industri media di Indonesia.
"Di era transformasi digital, masa depan industri media akan sangat terkait dengan kapasitas digitalisasi. Inilah mengapa kolaborasi antara AMSI dan Huawei sangat penting," ujarnya.
"Dengan teknologi terdepan Huawei di cloud, AI, dan sebagainya, kami berharap kemitraan ini dapat membantu lebih banyak media untuk memaksimalkan manfaat transformasi digital sepenuhnya," katanya.
Sementara itu, Wenseslaus Manggut, memuji kontribusi Huawei terhadap perkembangan ekosistem media online Indonesia.
"Saat ini ekosistem media siber Indonesia membutuhkan perbaikan yang substansial dan komprehensif agar dapat terus memenuhi amanatnya untuk menghadirkan jurnalisme siber yang berkualitas, bertanggung jawab, dan terpercaya," ujar dia.
(bal)