LANGIT7.ID-Makassar; Makassar menjadi tuan rumah pelatihan khusus bagi para pimpinan wilayah dan pengelola amal usaha Muhammadiyah dari kawasan timur Indonesia. Selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (15-17/8), mereka dibekali kemampuan membangun reputasi organisasi melalui pengelolaan media digital.
Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menegaskan bahwa reputasi organisasi tidak boleh dilepaskan dari amanah seluruh kader. Ia mencontohkan keberhasilan Muhammadiyah mengelola sekolah di Australia serta perguruan tinggi di Malaysia sebagai bukti kiprah internasional organisasi. “Di Indonesia amal usaha Muhammadiyah terus berkembang melayani umat, baik secara kuantitas maupun kualitas,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (18/8/2025).
Sayuti juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan amal usaha agar tidak ada cabang atau ranting yang berhenti berjalan. Menurutnya, seluruh aktivitas Muhammadiyah perlu dikelola secara profesional sekaligus disyiarkan lebih luas melalui kanal digital. “Pilihan Ahmad Dahlan untuk mengelola Muhammadiyah dalam wujud organisasi terstruktur dan rapi menjadi salah satu kunci capaian Muhammadiyah sampai saat ini,” tambahnya.
Pelatihan yang berlangsung di Makassar ini dirancang sebagai jawaban atas tantangan era disrupsi informasi. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga terlibat dalam praktik analisis, perencanaan, produksi, hingga evaluasi konten digital. Para fasilitator berasal dari Pusat Syiar Digital Muhammadiyah serta Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan PP Muhammadiyah. Ia menilai materi yang dibawakan para narasumber sangat relevan dalam memperkuat daya saing organisasi di ranah digital.
(lam)