Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 31 Juli 2026
home wirausaha syariah detail berita

3 Penyebab Karyawan Gagal Berbisnis, Tak Cuma karena Modal

mahmuda attar hussein Jum'at, 25 November 2022 - 08:30 WIB
3 Penyebab Karyawan Gagal Berbisnis, Tak Cuma karena Modal
Ilustrasi onlinenshop. (Foto: Istimewl
LANGIT.ID, Jakarta - Karyawan umumnya mencari sampingan dengan coba-coba berwirausaha. Namun mereka kerap kali gagal mengembangkan bisnisnya tersebut, karena sejumlah faktor.

Ada sejumlah penyebab karyawan gagal berkarier di dunia bisnis. Sebab menjalani usaha memang tidak lah mudah, bukan sekadar butuh modal tapi ketekunan.

Motivator bisnis, Angga Andinata mengatakan, karyawan berprestasi sekalipun tidak mudah meraih kesuksesan berwirausaha. Lalu apa penyebabnya?

Berikut penyebab karyawan kerap gagal saat berwirausaha:

1. Beda Keahlian

Keberhasilan ketika menjadi karyawan tentu tidak menjamin kesuksesan saat menjadi wirausaha. Ini dikarenakan keduanya merupakan hal yang berbeda yang tidak semua orang bisa kuasai.

Ketika menjadi karyawan, seseorang merupakan bagian dari sistem yang ada di perusahaan, sehingga tidak perlu memikirkan bagaimana cara menjalankan sistem itu.

Sementara bagi seorang wirausaha, merekalah yang menciptakan sebuah sistem, agar operasional usaha bisa berjalan dengan lancar. Jika tadinya memiliki kebiasaan sebagai bagian dari sistem, tentu kita akan merasa bingung bagaimana menjalankan operasional dari usaha kita.

2. Beda Pola Pikir

Konsep kepribadian seseorang sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kemampuan pekerjaan mereka. Dalam konsep ini setidaknya dibagi menjadi tiga kepribadian, yaitu :

Jiwa pengusaha, perlu memiliki visi akan kehidupan lebih baik di masa depan. Jiwa pengelola, lebih kepada menyelesaikan masalah yang ada, membuat struktur, membuat sistem bisnis dan menjaga operasional juga keutuhan bisnis. Sementara jiwa teknisi, adalah seorang yang menjadi eksekutor dan memiliki keahlian khusus yang diperlukan agar sebuah usaha berhasil.

Pengusaha yang berhasil adalah mereka yang bisa menggabungkan tiga kepribadian ini sekaligus dengan seimbang. Sementara karyawan yang beralih menjadi wirausaha hanya memiliki bekal sebagai jiwa teknisi yang lebih menunjukkan kepada sifat pekerja, bukan pengusaha.

Kelemahan seorang jiwa teknisi adalah mereka lebih meyakini segala urusan pekerajaannya bisa diselesaikan sendiri. Alih-alih menjadi pemimpin, malah bisnis mereka lah yang menjadi pemimpin mereka, dalam artian bisnis yang mereka kerjakan hanya bergantung kepada mereka sendiri.

Ini merupakan model bisnis yang tidak akan bertahan lama. Sebab, keterbatasan diri akan menjadi kendala untuk memegang kendali semuanya sendirian.

3. Salah Motivasi

Keputusan mundur dari sebuah perusahaan, biasanya dilakukan karyawan karena ketidaksukaan mereka terhadap bos, lingkungan pekerjaan, jam kerja dan alasan lain. Sehingga mereka memutuskan untuk mundur dari pekerjaan dan memulai bisnis baru.

Padahal sebenarnya itu keliru, yang perlu diketahui menjadi wirausaha berarti akan melayani lebih banyak bos, tidak mengenal jam kerja, dan lingkungan pekerjaan selalu berganti.

Pengusaha yang katanya bekerja cuma angkat kaki itu adalah sebuah mitos. Sebaliknya, pengusaha bahkan memiliki kesibukan yang lebih banyak membenahi urusan bisnis mereka.

Terlebih bagi pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Percaya atau tidak, mereka akan meluangkan lebih banyak waktu lagi, agar bisnisnya bisa berkembang.
So, bagi kalian karyawan yang ingin memutuskan untuk berwirausaha, lebih baik melakukan pertimbangan matang. Jika tidak, kemungkinan kalian akan merasakan seperti yang dikatakan pepatah sudah jatuh ketiban tangga. Sudah mundur dari perushaaan dan tidak punya pekerjaan, membuka bisnis juga gagal.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 31 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan