LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Pehubungan (Kemenhub) memetakan sejumlah titik rawan kemacetan selama Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Otoritas lalu lintas akan menyiapkan rekayasa lalu
one way atau
contra flow di sejumlah jalur tol.
Menteri Perhubungan (Menhub)
Budi Karya Sumadi mengatakan, jalur Tol Jakarta, Cikampek hingga Semarang, menjadi salah satu titik krusial terjadinya kepadatan di masa libur
Nataru. Pemantauan jalur tol dilakukan Menhub melalui helikopter dari Halim, Jakarta sampai ke Cikampek.
"Jalur tol dari Jakarta sampai ke Semarang kita prediksi akan terjadi kepadatan. Dari pemantauan kami lewat udara, terlihat peningkatan sudah terjadi namun belum ada kemacetan atau lalu lintas yang tersendat," ujar Menhub, dikutip Sabtu (24/12/2022).
Baca Juga: Antisipasi Gangguan Cuaca, Menhub Minta ASDP Tingkatkan Aspek KeselamatanMenhub Budi Karya juga melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait di kantor Jasa Marga, Km 71b, Cikampek Utama. Sejumlah jalur tol baru yang perlu diantisipasi terjadi kepadatan, yaitu Cisumdawu dan Jakarta Cikampek 2.
Selain itu, beberapa titik jalan juga menjadi perhatian karena berpotensi terjadi banjir karena adanya
cuaca ekstrem di akhir tahun, yaitu di Km 136, Km 151, dan jalan nasional di Jembatan Sungai Cipunegara, Subang.
Lebih lanjut, Menhub meminta pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan di daerah wisata dan melakukan penegakkan hukum terhadap bus-bus pariwisata yang melanggar ketentuan. Dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang bepergian menggunakan sepeda motor agar berhati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan.
"Sebaiknya jangan melakukan perjalanan lebih dari 100 km. Karena dari statistik menunjukkan kecelakaan jalan tertinggi melibatkan para pengguna sepeda motor," kata Menhub.
Baca Juga:
Libur Nataru Diprediksi Membludak, Bandara Halim Berlakukan Tes PCR
Libur Nataru, Jasa Marga Catat 291 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek(gar)