LANGIT7.ID, Garut - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, memberikan bantuan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 di Desa Wisata Cangkuang di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Dalam kunjungan kerja (kunker) tersebut, Sandiaga mengatakan bahwa Desa Wisata Cangkuang memiliki daya tarik wisata. Hal tersebut merupakan modal untuk membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan kerja pascapandemi.
“Melihat pengelolaan desa wisata yang melibatkan masyarakat ini sungguh luar biasa, di sini peran dari pemerintah hadir bersama dunia usaha untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Sandiaga, Minggu (22/8).
"Tadi kami membagi sembako serta produk ekonomi kreatif berupa pakaian muslim dari Nibras yang dibagikan kepada 100 kepala keluarga di Cangkuang. Semoga sedikit bantuan ini dapat memupuk rasa optimisme bangkit dari pandemi," lanjutnya.
Baca juga:
Sandiaga Dorong Pengembangan Potensi Ekraf Lebak Banten Lewat Program KaTa KreatifSaat meninjau dan berkeliling Desa Wisata Cangkuang, Sandiaga menyebut bahwa objek wisata yang ada seperti candi atau danau menjadi daya tarik tersendiri. Potensi tersebut yang akan di optimalkan sebagai upaya kebangkitan ekonomi nasional berbasis desa wisata.
"Kita harapkan desa wisata Cangkuang ini menjadi percontohan dan terbukti desa wisata ini menjadi percontohan bagi 4 desa wisata lainnya di Kecamatan Leles dan mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, mengapresiasi kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno yang memberikan perhatian lebih bagi masyarakat dan pelaku parekraf di Kabupaten Garut. Ia menjelaskan bahwa Desa Wisata Cangkuang merupakan salah satu desa wisata yang berbasis adat budaya yang terus melakukan inovasi untuk mengembangkan potensi daerahnya agar memiliki manfaat bagi masyarakat desa.
"Terima kasih Pak Menteri, Garut mendapat perhatian yang serius, mudah-mudahan kita berharap ada dukungan dari pusat bagi pengembangan pariwisata di Garut. Yang menjadi nilai lebih adalah kekuatan musyawarah dan gotong royong yang mampu memberdayakan masyarakatnya agar lebih sejahtera," ujarnya.
(sof)