LANGIT7.ID, Jakarta - Ternyata jumlah masjid di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih banyak dibandingkan dengan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. Padahal jumlah penduduk muslim di DKI Jakarta hampir dua kali lipat lebih besar ketimbang NTB.
NTB memiliki jumlah penduduk sekitar lima juta jiwa lebih. Penduduk mayoritas muslim dengan persentase sekitar 90 persen atau 4,5 juta jiwa.
Besarnya populasi umat Islam di NTB dibarengi dengan banyaknya tempat ibadah bagi umat Islam. Berdasarkan Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama (Kemenag), simas.kemenag.go.id mencatat, ada 4.950 masjid dan 4.392 mushalla tersebar di dua kota dan delapan kabupaten di NTB.
Kondisi demikian bukanlah sebuah hal aneh. Konon, warga NTB kerap berlomba-lomba dan bergotong-royong untuk membangun masjid. Tujuan mereka cukup sederhana tapi mulia, yakni memakmurkan simbol-simbol syiar Islam tersebut.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di Ibu Kota. Provinsi di pusat pemerintahan Indonesia tersebut sejatinya memiliki penduduk Islam sebanyak 9.289.491 jiwa dari total 10,56 juta jiwa. Data tersebut merujuk pada Pusat Badan Statistik (BPS) Tahun 2020.
Meskipun populasi umat Islam di DKI Jakarta lebih besar, namun jumlah masjid lebih sedikit dibandingkan NTB. Berdasarkan data yang dihimpun Sistem Informasi Masjid Kemenag, jumlah Masjid di DKI Jakarta lebih kurang 3.144 dan 3.274 mushalla. Semua tersebar di lima kotamadya dan satu kabupaten.
Lebih memilukannya, ada salah satu perumahan mewah di Jakarta yang tidak memiliki masjid. Tempat ibadah umat Islam di kawasan tersebut hanya terbuat dari tenda. Kabarnya Masjid dari tenda tersebut baru dibangun setelah 30 tahun kemudian. Perumahan mewah itu berada di Taman Vila Meruya, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
(asf)