LANGIT7.ID - , Jakarta -
Doa adalah jembatan penghubung antara manusia dan Allah SWT, menyampaikan harapan dan memohon pertolongan. Demi membangun kedekatan dengan Allah Ta'ala, sudah sepatutnya manusia bersungguh-sungguh dalam berdoa.
Namun, bagi sebagian orang malah meremehkan kekuatan doa hingga berhenti melakukannya. Alasannya, mereka pernah mengalami situasi di mana
doa-doanya tidak diijabah oleh Allah SWT.
Baca juga: Baca Doa Ini Sebelum Bekerja agar Dibukakan Pintu RezekiPadahal menurut pembina Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim, doa menempati peringkat yang besar dalam Islam. Bahkan Rasulullah
shalallahu alaihi wasalam mengatakan doa adalah otaknya
ibadah.
"Di antara seluruh peribadatan atau penghambaan seorang makhluk kepada Rabbnya, intinya ada doa. Karenanya jangan pernah meremehkan sebuah doa. Kalau ada yang ingin mobil, dan rumah kemudian temannya bilang 'berdoa', terus dia jawab 'Doa, doa, dari dulu saya sudah doa tapi enggak dikasih-kasih'. Ini adalah bentuk meremehkan doa. Jangan pernah meremehkan doa," ujar Ustaz Fatih dalam kajian daring Dahsyatnya Doa yang diikuti Langit7, Selasa (17/1/2022).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa salah seorang di antara kalian pasti dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa. (Yaitu) orang tersebut berkata, ‘Aku telah berdoa kepada Rabbku, tetapi Dia tidak mengabulkannya untukku.’” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6340 dan Muslim, no. 2735]
"Justru orang-orang seperti ini (berdoa dengan tergesa-gesa) doanya malah tidak Allah SWT perkenankan. Maka jangan kemudian memaksa Allah SWT, 'Ya Allah jika dia memang jodohku letakkan dia disisiku, jika tidak letakkan dia disisimu.' Ini adalah sebuah perkataan yang memaksa agar kemudian diperkenankan segera," katanya.
Baca juga: Doa-Doa Memperlancar Rezeki Sesuai Anjuran Rasulullah SAWUstaz Fatih mengingatkan agar tidak main-main dengan doa karena posisinya yang penting dalam Islam. Bahkan, lanjutnya, doa adalah
silahul mukmin, hubungan antara seorang mukmin dengan Sang Pencipta.
"Kalau dalam bahasa kita WiFinya. Bayangkan kalau tetap terkoneksi dengan baik saat berselancar di sosial media sangat enak. Doa doa itu, seperti Wifi seorang hamba dengan rohnya. Dia terhubung. Hubungan antara hamba dengan rohnya ini adalah doa, makanya kita tidak boleh putus berdoa, menyerah berdoa dan meremehkan doa," ucap Ustaz Fatih.
"Mulai hari ini jangan pernah meremehkan doa apalagi minta didoakan. Karena didoakan efeknya lebih besar. Apalagi didoakan oleh orang yang tidak mengenal kita, kemudia dia tidak punya interest dengan kita, tetapi ia mendoakan dengan tulus. Doa-doa seperti inilah yang Allah SWT ijabah kepada kita," cetusnya.
Baca juga: Cara Pandang Islam Atasi Maksiat: Ubah Toxic Jadi Doa(est)