LANGIT.ID, Jakarta - Senjata utama kaum
muslimin yang memiliki efek paling dahsyat adalah doa. Dengan meminta kepada Allah SWT umat Islam bisa meraih kemenangan dalam hidup.
Dai gaul,
Ustaz Hanan Attaki menjelaskan, janji Allah kepada orang yang berdoa adalah benar. Doa sebagai senjata orang mukmin yang kedahsyatannya melebihi senjata apa pun.
"Jadi kalau kita masih terus mengharap dan
meminta kepada Allah, kita nggak akan binasa, kita nggak akan kalah, kita nggak akan rugi," ujar dia dalam penggalan kajiannya, Senin (23/1/2023).
Adapun untuk mencapai puncak keutamaan doa ini bisa didapatkan dengan keyakinan kuat. Bahwasannya Allah lah akan mengabulkan setiap
doa hamba-Nya.
“Dan Rabbmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Ghafir: 60).
Orang yang menyerahkan segala urusannya kepada Allah melalui doa akan mendapatkan ketenangan dalam menjalani hidup.
"Orang akan mendapatkan ketenangan selama selama dia masih bisa berdoa kepada Allah," ujarnya.
Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian menjadi lemah dalam berdoa, karena sesungguhnya tidak akan binasa seseorang selama dia masih berdoa kepada Allah,” (hadis Nabi dari Aisyah RA).
Para ulama juga menjelaskan bahwa segala sesuatu di dunia ini akan pergi dan tidak kembali. Sementara doa, dia akan pergi dan pasti akan kembali kepada yang memanjatkannya.
"Ini clue penting bahwa janji Allah kepada hamba-Nya yang berdoa akan dikabulkan," katanya.
Allah Kabulkan Isi Hati ManusiaAllah tidak hanya mengabulkan seorang hamba yang memanjatkan doanya, tapi juga harapan dalam hati isi manusia. Asalkan mereka memiliki harapan-harapan yang baik dan tidak melanggar larangan-Nya.
Hal itu sama seperti harapan Nabi Muhammad SAW yang pada saat itu berharap pemindahan kiblat kaum muslimin.
Pendiri gerakan Pemuda Hijrah ini menyebutkan, Allah mengetahui segala isi hati manusia dan Dia pula lah yang akan mengijabahnya.
Allah berfirman, "Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah: 144).
Untuk itu, dia mengingatkan agar kaum muslimin bisa menjalin hubungan yang lebih romantis saat sedang berduaan dengan Yang Maha Kuasa.
"Jadi cobalah khusyuk ketika berdoa, belajar membatin untuk bisa romantis kepada Allah. Yakinlah bahwa Dia akan mengabulkan setiap harapan dan doa hamba-Nya," tambah dia.
(bal)