LANGIT7.ID - , Jakarta - Warner Bros. Pictures dikabarkan merombak waralaba film
"Lord of the Rings" (LOTR). CEO Warner Bros Discovery David Zaslav mengumumkan dua pimpinan baru studio mereka, Mike De Luca dan Pam Abdy menjadi perantara kesepakatan untuk membuat beberapa film berdasarkan buku J. R. R. Tolkien tersebut.
Proyek-proyek tersebut akan dikembangkan melalui label WB New Line Cinema. Trilogi "Lord of the Rings" pertama, yang dipimpin oleh Peter Jackson, meraup hampir USD3 miliar di seluruh dunia.
Trilogi lanjutan Jackson berdasarkan "The Hobbit" karya Tolkien juga mencapai pendapatan yang setara.
Baca juga: 7 Rekomendasi Film Islami Karya Anak Bangsa, Cocok Ditonton Bareng KeluargaBelum ada sutradara yang dipastikan terlibat. Namun, dalam sebuah pernyataan kepada Variety, Jackson dan kolaborator utamanya "Lord of the Rings" Fran Walsh dan Philippa Boyens akan turut membidani
proyek film tersebut.
"Kami berharap dapat berbicara dengan mereka lebih lanjut untuk mendengar visi mereka untuk waralaba yang bergerak maju," kata Jackson, Walsh dan Boyens.
Freemode, sebuah divisi dari Embracer Group, membuat kesepakatan hak adaptif untuk buku-buku "The Lord of the Rings" dan "The Hobbit." Pakta tersebut akan berada di bawah naungan Middle-earth Enterprises.
"Setelah akuisisi Middle-earth Enterprises baru-baru ini, kami sangat senang memulai perjalanan kolaboratif baru ini dengan New Line Cinema dan Warner Bros Pictures, membawa dunia J.R.R. Tolkien yang tak tertandingi kembali ke layar lebar dengan cara yang baru dan menarik," kata Lee Guinchard, CEO Freemode.
Baca juga: Mengenal Cordyceps Jamur Pencetak Zombi di Film The Last of UsPada forum-forum internet, Lord of The Rings dan The Hobbit dirasa-rasa menggambarkan fenomena akhir zaman. Beberapa di antaranya, adanya nama wilayah Middle Earth atau “Bumi Tengah’, yang dinilai simbol wilayah Timur Tengah.
Sejumlah karakternya juga dinilai cocok menggambarkan tokoh-tokoh kunci pada akhir zaman, misalnya Dajjal yang diasosiasikan dengan karakter Sauron, yang membuat kekacauan di mana-mana. Lalu ada Aragorn, ksatria dari Gondor yang lama mengasingkan diri memimpin peperangan layaknya Imam Mahdi.
(est)