LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Erick Thohir meminta PT Pertamina (Persero) bergerak cepat mengatasi peristiwa terbakarnya pipa bensin di Plumpang, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/) malam. Erick mengaku telah menghubungi Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati untuk berkoordinasi terkait peristiwa tersebut.
Erick mendapat laporan jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa itu. Dia pun turut menyampaikan kesedihan mendalam kepada keluarga korban.
"Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kita semua sedih mendapatkan musibah ini," kata Erick dalam keterangannya, Jumat (3/3/2023).
Baca Juga: Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: 17 Korban Tewas, 50 Alami Luka BakarErick meminta
Pertamina mengusut tuntas penyebab terjadinya kebakaran itu. Dia menilai peristiwa ini menjadi catatan penting bagi dirinya dalam mengevaluasi operasional Pertamina.
"Sekarang fokus kita melakukan penanganan korban, dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan. Soal evaluasi, itu pasti akan dilakukan setelah nanti ada investigasi mendalam terkait kejadian ini," ujar Erick.
Seperti diketahui, kebakaran
Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terjadi sekitar pukul 20.11 WIB. Dilaporkan sebanyak 17 orang tewas akibat kebakaran tersebut.
Berdasarkan keterangan Pihak Damkar dan relawan, dari 17 korban tersebut dua di antaranya adalah anak-anak. Sementara, 50 korban yang mengalami luka bakar sudah dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Depo Pertamina Plumpang Kebakaran, Api Membumbung Tinggi(gar)