LANGIT7.ID-,Surabaya- -
Timnas Indonesia akan melawan Palestina pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (14/6/2023) malam ini. Sekitar 40 ribu suporter bakal menyemangati Tim Merah Putih.
Masyarakat yang tidak bisa menyaksikan langsung dari GBT, bisa melihat tayangan live di RCTI pukul 19:30 WIB. Pertandingan ini di Surabaya ini juga bisa ditonton melalui live streaming di RCTI+.
Palestina datang mengusung tim terbaik. Tim racikan pelatih Makram Daboub juga sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Pada empat laga terakhir mereka selalu menang. Bukan hanya menang, mereka juga hanya kebobolan satu gol.
Di sisi lain, Shin Tae-yong memanggil 10 pemain yang bermain di luar negeri untuk membela Timnas Indonesia. Pelatih juga ingin menampilkan komposisi terbaik. Ivar Jenner dan Rafael Struick, yang baru selesai dinaturalisasi, langsung mendapat panggilan memperkuat skuad Indonesia.
Baca juga:
Wali Kota Surabaya Ajak Kibarkan Bendera Indonesia vs Palestina di Stadion GBTSementara jarak ranking FIFA antara Timnas Indonesia dan Palestina terpaut jauh. Hal itu bukan ukuran Timnas Indonesia untuk memenangkan pertandingan.
Energi dari 40 ribu suporter yang bakal memadati GBT malam ini menjadi tambahan moril untuk memenangkan pertandingan. “Kami ingin memberikan hasil yang terbaik untuk para suporter yang datang,” kata palang pintu Timnas Indonesia Rizky Ridho.
Bermain di kandang sendiri diharapkan membuat punggawa Timnas Indonesia bermain tenang. Apalagi lawan yang dihadapi merupakan tipe tim yang mengandalkan kecepatan dan duel fisik.
Baca juga:
Laga Indonesia-Palestina, Ada Persaudaraan dan KemerdekaanPelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta para pemain untuk tenang dan bisa menahan bola. Ia menyadari betul kelebihan Timnas Palestina dalam memainkan bola-bola cepat. “Harus bisa bertahan dengan baik dan sabar,” katanya.
Dukungan para suporter sendiri baginya menjadi angin segar untuk menambah motivasi pemain. Tiket yang langsung sold out menjadi bukti dukungan besar dari masyarakat Indonesia. “Kani punya kenangan baik ketika bertanding di Surabaya,” jelasnya.

(ori)