Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ingin Laut Bersih dan Bantu Pemulung, Hamish Daud Dirikan Octopus

Dwitisya Rizky Desindatika Jum'at, 09 Juli 2021 - 15:38 WIB
Ingin Laut Bersih dan Bantu Pemulung, Hamish Daud Dirikan Octopus
Hamish Daud. Foto: Instagram.com/hamishdw
LANGIT7.ID, Jakarta - Hamish Daud, sempat menjadi pembicaraan di awal tahun 2021 karena sebuah video viral TikTok yang direkam diam-diam oleh seorang netizen. Klip itu memperlihatkan aksinya memungut sampah botol plastik di depan sebuah minimarket di Bali.

Bagi yang mengikuti Hamish Daud sejak awal karirnya, tentu tidak heran dengan aksi yang dilakukan suami penyanyi Raisa ini. Aktor dan presenter TV ini juga dikenal sebagai aktivis lingkungan karena perhatiannya yang besar terutama terhadap laut.

Pria kelahiran Gosford, Australia ini, sering mengampanyekan gerakan hidup sehat dan ramah lingkungan. Alasan itu pula Hamish bergabung sebagai co founder dan chief partnership officer dengan Octopus.id.

Ini adalah latform berbasis aplikasi yang bertujuan mengajak masyarakat mengumpulkan sampah. Octopus akan memberi reward berupa poin yang bisa ditukar dengan uang dari sampah yang mereka kumpulkan

Dalam penanganan sampah tersebut, selain petugas kebersihan, ada pemulung yang juga berperan mengumpulkan sampah-sampah non organik yang ditemukan di rumah-rumah maupun di jalan.

Bersama 5 teman lainnya, Hamish ingin membantu mengurangi sampah terbuang sekaligus memperbaiki sistem pemulungan di Indonesia lewat octopus.

“Jadi kita mulai dengan training, di Makassar, kita kasih seragam, penampilannya berbeda, sudah pakai handphone, 500 (orang) saya BPJS-in, dan sekarang itu jadi official job,” jelas Hamish dalam video podcast MASBOS di kanal Youtube Diaz Hendropriyono (11/3/2021).

Hamish bahkan mengubah istilah pemulung menjadi pelestari yang berarti “penjaga lingkungan”. Semua sampah yang dikumpulkan pelestari, dibawa ke checkpoint dan kemudian dibeli.

Pria yang hobi menyelam ini mengklaim, mulai dari sampah plastik, kardus, alumunium, kaca hingga sampah elektronik, dipastikan disalurkan ke proses daur ulang, dan tidak ada yang kembali dibuang ke TPA.

Sudah 8000 pelestari di Makassar dan Bali yang bergabung dengan Octopus.id,untuk satu tujuan yaitu membantu ekonomi dan membuat laut kembali bersih. Aplikasi ini masih berbasis di Makassar, Bali dan mulai merambah Bandung.

“Orang-orang datang ke sini (Indonesia) tuh buat alam, untuk melihat pantai yang indah, bukan untuk pantai yang penuh dengan sampah plastik, dengan octopus kita bisa bantu UMKM, industri pariwisata, dan sebagainya,” lanjutnya.

Hamis dan octopus.id sudah menjalin kerjasama dengan beberapa kedai kopi, tempat wisata dan hotel di Bali dan Bandung pada Juli 2021, untuk mengumpulkan sampah-sampah terutama berjenis anorganik yang diproduksi dari tempat-tempat tersebut.

Kedepan, setiap kafe, restoran, dan hotel akan mendapatkan laporan bulanan berupa jumlah total kemasan yang berhasil di daur ulang, serta seberapa besar penyelamatan jejak karbon dari masing-masing merchant.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)