Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 April 2024
home global news detail berita

BWI Kembangkan Wakaf Calon Pengantin, Ini Penjelasan Prof Nuh

tim langit 7 Kamis, 28 Maret 2024 - 16:00 WIB
BWI Kembangkan Wakaf Calon Pengantin, Ini Penjelasan Prof Nuh
Ketua Badan Wakaf Indonesia Pof M Nuh.
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Badan Wakaf Indonesia (BWI) mendorong wakaf calon pengantin (cantin). Calon mempelai hanya menyerahkan uang wakaf ke BWI yang besarannya tidak ditentukan atau terserah calon pengantin.

Ketua BWI Mohammad Nuh menjelaskan wakaf calon pengantin. "Seseorang sebelum akad nikah itu berwakaf dulu," katanya dalam konferensi pers usai pembukaan Gebyar Wakaf Ramadan 2024 bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri PPN/Kepala Bapenas Suharso Monoarfa di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Menurutnya, wakaf cantin tidak ada kaitannya dengan mas kawin. Wakaf pengantin besarannya bebas. "Bisa Rp1 juta, Rp500.000 atau berapa, karena wakaf bukan wajib," kata M Nuh.

Baca juga:Menag Yaqut Apresiasi BWI Kembangkan Wakaf Produktif

Selanjutnya, wakaf calon pengantin tersebut untuk masyarakat yang membutuhkan. Ia mencontohkan ketika pasangan suami dan istri berpisah atau bercerai setelah menikah, lantas siapa yang mengurus anak-anak? Maka uang hasil pengelolaan wakaf dari calon pengantin itu yang digunakan untuk membantu dan mengurus anak-anak tersebut.

"Dan itu (wakaf uang calon pengantin) dikelola bersama BWI dan Kementerian Agama, itu nanti akan jadi sukuk, sehingga hasilnya (hasil wakaf) nanti akan dipakai untuk kemaslahatan umum dan sebagainya," katanya.

Wakaf calon pengantin sudah mulai dilaksanakan di beberapa daerah, seperti di Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. Wakaf calon pengantin ini akan dijadikan sebagai gerakan.



"Jadi daripada ia (calon pengantin) pergi ke Paris untuk mencantolkan gembok cinta abadi, mendingan kita berwakaf dulu saja, supaya cintanya abadi seperti abadinya nilai berwakaf," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tersebut sangat berharap wakaf ke depan menjadi tren karena memiliki banyak manfaat, termasuk pengentasan kemiskinan.

"Tentu Pak Menteri Agama tadi pun juga sudah memberikan dukungan yang sangat luar biasa, apalagi nanti kalau ada wakaf rutin bulanan, setiap bulan para pegawai di Kementerian Agama itu berwakaf," katanya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi BWI yang terus mendorong berkembangnya wakaf produktif. Menurutnya, wakaf produktif telah diajarkan oleh Rasulullah.

Ketika itu, sahabat Umar bin Khattab ingin menyedekahkan tanahnya di wilayah Khaibar, namun Rasulullah menganjurkan agar tanah tersebut diwakafkan, sehingga tanah itu bisa berproduksi dan hasil yang diperoleh dari tanah itu dapat digunakan atau bermanfaat bagi warga sekitar.

"Itulah Nabi pernah mencontohkan ketika sahabat Umar ingin menyedekahkan tanahnya tapi kemudian dicegah dan dianjurkan tanah tersebut diwakafkan. Ini yang kemudian dikembangkan oleh BWI," kata Yaqut.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 April 2024
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan