Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

Turki Kembali Jadikan Gereja Kuno Ikonik Era Bizantium untuk Ibadah Umat Muslim

nabil Sabtu, 11 Mei 2024 - 19:33 WIB
Turki Kembali Jadikan Gereja Kuno Ikonik Era Bizantium untuk Ibadah Umat Muslim


LANGIT7.ID-, Istanbul- - Turki kembali membuka gereja kuno bernama Chora, salah satu bangunan Bizantium paling terkenal di Istanbul, untuk ibadah umat muslim setelah sebelumnya digunakan sebagai museum selama lebih dari 70 tahun.

Presiden Turki Tayyip Erdogan telah meresmikan pembukaan Gereja Chora, atau Kariye sebagai mesjid pada Senin (6/5/2024) setelah dilakukan restorasi. Gereja yang dibangun pada abad ke-4 ini sempat menjadi museum pada 1945.

Meskipun dijadikan Mesjid, Erdogan tetap menjadikan aula luar sebagai museum, sehingga pengunjung dapat melihat mosaik berharga yang menghiasi langit-langit Turki.

Salah satu turis asal Inggris, Ferdy Simon mengatakan, dia lebih suka bangunan itu tetap dijadikan museum agar orang bisa melihat mosaik dan lukisan dinding di sana. “Sepertinya ini merupakan langkah politik,” katanya, berbicara di luar Chora.

“Agak disayangkan kalau melihat perempuan-perempuan taat datang ke sini untuk salat dan mereka diberitahu tidak boleh masuk ke area utama narthex,” imbuhnya merujuk pada fakta bahwa bagian area utama diperuntukkan bagi laki-laki, seperti di semua masjid.

Turki Kembali Jadikan Gereja Kuno Ikonik Era Bizantium untuk Ibadah Umat Muslim

Di sisi lain, seorang pria Turki yang datang untuk salat bernama Ugur Gokgoz, mengatakan bahwa digunakannya Gereja Chora sebagai masjid adalah hak masyarakat Turki. Pemerintah pun tidak menghilangkan artefak yang ada dan tetap melestarikannya.

“Ada bagian kecil yang diperuntukkan untuk salat. Bahkan mereka (pemerintah) tidak merobohkan semua bangunan dan mengubahnya menjadi masjid secara utuh,” ujarnya.

Sebagai informasi, Erdogan seorang pejuang Muslim yang saleh di Turki dan ketua partai yang berpegang teguh pada islam, sebelumnya juga telah mengubah Hagia Sophia dari museum menjadi masjid pada 2020 dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh puluhan ribu orang.

Langkah tersebut dikritik oleh para pemimpin gereja dan beberapa negara Barat, yang mengatakan bahwa mengubah kembali Hagia Sophia berisiko memperdalam perpecahan agama.

Erdogan pun menepis kritikan tersebut dan mengatakan langkah tersebut adalah campur tangan terhadap hak kedaulatan dan dia bertekad untuk melindungi hak-hak umat Islam.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)