LANGIT7.ID-, Manado - Makanan khas Gorontalo bernama binte biluhuta ternyata laku dijual di Kota Manado. Salah satu penjualnya, Ismiyati Agule mengaku menjual makanan dengan menu binte biluhuta atau orang menyebutnya milu siram atau sup jagung masih cukup menjanjikan.
Saat ini selain dijual dengan membuka kios juga memaksimalkan media sosial. Sehingga sistem pemesanan dan pengantaran juga lewat aplikasi online yang sudah semakin banyak.
Binte yang artinya jagung atau orang Gorontalo sering menyebutnya milu sedangkan Biluhuta artinya disiram jadi kalau diartikan namanya menjadi jagung yang disiram.
![Nikmatnya Makan Binte Biluhuta, Kuliner Khas Gorontalo]()
Makanan yang satu ini merupakan kuliner khas masyarakat Gorontalo. Namun jangan dikira kuliner yang satu ini tak laku dijual di Manado. Sebab, penikmatnya ternyata cukup banyak apalagi di pagi hari.
Menurut Ismiyati, makanan binte biluhuta ini merupakan racikan sup yang terdiri atas jagung, ikan atau udang yang diracik sedemikian rupa hingga menghasilkan suatu menu yang sangat lezat bagi yang menyantapnya.
“Apalagi dimakan saat panas-panas. Disantap saat musim hujan pasti lebih nikmat,”kata Ismiyati yang berjualan di rumahnya di kawasan Kelurahan Paal 4, Kota Manado.
Dia menuturkan, selain menu tersebut ada menu lain yang juga banyak dipesan pembeli yakni milu cude (jagung pipilan) yang dicampur dengan sayur daun pepaya dan campuran kelapa serta udang kering (eby).
“Bahannya hampir sama. Bedanya kalau binte biluhuta pakai kuah sedangkan milu cude pakai sayur,”ujarnya.
![Nikmatnya Makan Binte Biluhuta, Kuliner Khas Gorontalo]()
Nah jadi penasaran kan, apa saja sebenarnya bahan-bahan kedua menu tersebut. Mari ikuti penjelasan Ismiyati. Kata dia, bahannya tidak sulit-sulit amat dan mudah dicari di pasar tradisional.
Untuk milu cude bahan utamanya hanya jagung, sayurnya dari irisan daun pepaya, kelapa cukur dan eby, Kemudian setelah dimasak dicampur sekalian. Agar lebih berasa nikmat dicampur dengan cabe rawit yang sudah dihaluskan bersama bawang merah.
“Sekadar untuk menambah penyedapnya diberikan garam bersama bumbu penyedap atau micin sedikit,”terangnya.
Sedangkan untuk binte biluhuta bahannya juga hampir sama yaitu jagung, kelapa, daun bawang, dan daun kemangi.
“Kemudian disiram sama air rebusan jagung. Taburkan di atasnya bisa pakai ikan bisa juga udang kecil. Untuk penyedapnya dikasih garam sama micin. Tapi orang Manado suka yang pedas biasanya makannya dikasih cabai dan disiram juga dengan perasan jeruk,”jelasnya.
Nah, secara terperinci agar lebih jelas, bahan-bahannya terdiri atas jagung manis yang disisir, udang yang dikupas, cabe rawit merah dihaluskan, cabe merah keriting juga dihaluskan, daun jeruk, kelapa diparut, daun kemangi secukupnya.
Kemudian bawang merah, cabe rawit merah, cabe merah keriting, semuanya diiris tipis. Kemudian garam, merica bubuk, kaldu bubuk secukupnya.
Dalam memasaknya seperti biasa, tumis cabe halus dan daun jeruk, masukkan udang, tumis sampai berubah warna. Masukkan jagung dan air, didihkan dan masak sampai jagung matang.
Setelah itu sajikan binte biluhuta dalam mangkuk lalu campur rata kelapa parutnya, tambahkan di atasnya daun kemangi, bawang merah, cabe iris dan jangan lupa tambah bumbu. Kemudian tuangkan rebusan jagung dalam kondisi panas lalu diaduk rata serta kucuri air jeruk nipis. Nah, mari makan.
(lam)