LANGIT7.ID-,Manchester- - Pep Guardiola diperkirakan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim depan. Guardiola telah berada di City sejak 2016 dan telah menikmati periode dominasi di Premier League - yang sebelumnya hanya pernah dicapai oleh Sir Alex Ferguson.
Selama delapan musimnya berkarir sebagai pelatih City, Guardiola telah memenangkan enam gelar liga serta dua Piala FA, empat Piala Liga dan Liga Champions. Kontrak Guardiola saat ini di Etihad akan berakhir setelah musim 2024-25, dan sebuah laporan mengatakan bahwa ia tidak mungkin menandatangani perpanjangan kontrak, terlepas dari keinginan klub untuk mempertahankannya.
Dilaporkan bahwa Michel, pelatih dari Girona FC, berpotensi menggantikan Guardional untuk memimpin Manchester City selanjutnya. Nama lain seperti Julian Nagelsmann dan Xabi Alonso juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Roberto De Zerbi juga dikagumi oleh Guardiola, meskipun tidak jelas seberapa besar pengaruh sang pelatih asal Catalan tersebut terhadap identitas penggantinya.
Kabar mengenai potensi kepergian Guardiola dapat memberikan kesempatan bagi tim lain mengingat betapa dominannya Manchester City dalam beberapa tahun terakhir. City telah memenangkan gelar Liga Primer Inggris sebanyak enam kali di era Guardional dari tujuh musim terakhir.
Sebelum bergabung dengan City, periode terlama yang pernah dihabiskan Guardiola untuk melatih satu klub adalah empat tahun. Mantan pemain gelandang ini pernah melatih Barcelona antara 2008 dan 2012, sebelum menghabiskan tiga tahun di Bayern Munich antara 2013 dan 2016.
Dengan delapan tahun masa kerjanya di City, Guardiola telah menepis anggapan bahwa ia adalah manajer dengan masa kerja yang singkat. Kepergian Jurgen Klopp dari Liverpool membuat Guardiola kini menjadi manajer dengan masa kerja terlama di Liga Premier Inggris, serta pelatih terlama kedua di empat divisi teratas Inggris, di belakang pelatih Harrogate Town, Simon Weaver.
Ini merupakan bukti betapa bagusnya Manchester City yang telah dibangun oleh Guardiola, sehingga memenangkan Liga Primer dan tidak ada hal lain yang dipandang sebagai kekecewaan kecil. City merupakan tim unggulan utama untuk meraih gelar juara Liga Premier dan Piala FA untuk kedua kalinya secara beruntun, namun mereka ternyata belum mampu meraih kemenangan di final Piala FA musim ini karena kalah 2-0 dari Manchester United, dimana kedua gol diciptakan oleh pemain muda United, Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo.
(lam)