LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi membolehkan wanita mengendarai sendiri kendaraan di kerajaan tersebut pada 2018 lalu. Aturan itu mengizinkan pula kaum hawa bekerja sebaga pengemudi di sektor jasa transportasi.
Catatan terkini, jumlah pengemudi wanita melonjak lebih dari 500 persen, Senin (6/9). Dari semula 600 menjadi 3.900 pengemudi yang bekerja di aplikasi
ride hailing (transportasi daring) selama 2021.
Keterangan itu disampaikan oleh Juru Bicara Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi (PTA) Saleh al-Zuwaid
Dia menyebut ada juga peningkatan besar dalam jumlah aplikasi pesan dan berbagi jasa transportasi daring yang telah mendapat izin oleh PTA.
“Otoritas mengawasi penuh aplikasi untuk lebih meningkatkan layanan dan menawarkan insentif bagi pelanggan,” kata al-Zuwaid, dilansir Saudi Gazette, Selasa (7/9).
Baca Juga
Dia memberikan contoh transportasi orang ke dan dari pusat vaksinasi akan mendapat harga diskon. Perlu dicatat, aplikasi besar Uber menawarkan tumpangan diskon selama kampanye vaksinasi yang sedang berlangsung.
Diskon tersebut berupa layanan dua perjalanan gratis senilai hingga 50 riyal Saudi untuk sekali jalan di lebih dari 300 pusat vaksinasi di 19 kota. Ini termasuk Riyadh, Jeddah, Asir, dan Thaif.
Al-Zuwaid menunjukkan ada inisiatif dari Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial, dan Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia (HADAF) untuk memberikan dukungan keuangan hingga 2.400 riyal Saudi kepada pengemudi jika mereka berkomitmen melakukan sejumlah perjalanan tertentu.
Pada Agustus tahun ini, sekitar 21 juta perjalanan dioperasikan oleh 27 aplikasi berlisensi di Kerajaan. “Ini adalah salah satu kegiatan yang 100 persen bersifat lokal dan diawasi oleh Otoritas Transportasi Umum,” ujar dia.
(arp)