Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home sports detail berita

Milklife Soccer Challenge, Gagasan Brilian Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yang Berhijab Pun Merasa Tertantang

tim langit 7 Kamis, 25 Juli 2024 - 08:00 WIB
Milklife Soccer Challenge, Gagasan Brilian Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yang Berhijab Pun Merasa Tertantang
LANGIT7.ID-Jakarta; Tournamen Sepakbola Putri KU 10 & KU 12 Milklife Soccer Challenge, yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation patut diapresiasi. Apa yang dilakukan Djarum ini adalah breakthrough. Juga menjadi karya nyata yang brilian. Juga sebuah pengorbanan besar yang sangat nyata. Messagenya jelas: melahirkan talenta talenta sepakbola putri agar bisa membangun prestasi demi menaikkan derajat Indonesia di pentas dunia.

Meski tournament sepakbola putri KU 10 & KU 12 baru digelar di delapan kota (Kudus, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Tangerang dan Semarang), tetapi gaungnya benar-benar menggema. Antusias dunia pendidikan di tingkat SD maupun MI (Madrasyah Ibtidaiyah), baik kalangan guru maupun siswinya benar-benar menggelora. Mereka ternyata menyambut dengan gembira. Karena ada ruang baru yang luas dan besar yang dijadikan ajang membangun talenta-telenta anak didik yang dimulai dari tingkat SD-MI. Mereka merasa punya harapan.

Dengan adanya tournament sepak bola putri, para siswi yang memiliki talenta di bidang sepakbola merasa punya harapan besar. Ini bak gayung bersambut. Dunia pendidikan yang sangat merindukan tournament seperti sepakbola putri, Bakti Olahraga Djarum Foundation hadir mewujudkan harapan besar mereka.

Apa yang dilakukan Bahkti Olahraga Djarum Foundation ini, bukan sekadar penyelenggaraan event tournamen. Namun, Bakti Olahraga Djarum memulai dengan menggelar milklife soccer coaching clinic dengan memberikan pelatihan kepada guru olahraga SD dan MI tentang ilmu dasar sepakbola. Pelatihnya pun tidak main-main. Pelatihnya Coach Timo Scheunemann yang sudah memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Koeln, Jerman.

Usai coaching clinic, pembinaan dilanjutkan dengan pelatihan di sekolah hingga digelarnya tournament Milklife Soccer Challenge sebagai bentuk evaluasi hasil pelatihan.

Hasilnya memang luar biasa. Para guru dan siswi-siswinya memiliki semangat yang luar biasa. Ini bisa terlihat dengan jelas dalam tournament, bagaimana kemampuan talenta sepakbola putri ini tergambar dalam permainan. Mulai dari individual skill yang terliat saat dribbling, passing control, shoot on target dan umpan-umpan pendek yang dilakukan antar pemain memberikan kesan bahwa mereka sudah menjadi bibit yang jadi. Ibarat tanaman, bibit yang sudah jadi ini, tinggal di tanam dan dirawat dengan baik. Dalam kurun tertentu akan memberikan hasil yang baik. Maka, proses perawatan ini tidak boleh putus. Tetapi melihat track record Bakti Olahraga Djarum Foundation, tidak perlu diragukan. Apa yang sudah dilakukan memberikan bukti nyata. Bukan saja kepada individu-individu, tetapi kepada negara yang mengharumkan nama bangsa.

Milklife Soccer Challenge, Gagasan Brilian Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yang Berhijab Pun Merasa Tertantang

Beberapa guru yang berhasil di interview langit7.id, menyatakan sangat senang dengan prakarsa Bakti Olahraga Djarum Foundation. Mohamad Hidayat, guru SDN 2 Jambean Pati, Jawa Tengah, menyatakan, milklife soccer challenge menjadi ajang yang sangat produktif dalam merancang pembibitan atlit-atlit sepakbola putri di masa depan. “Saya yakin, sepakbola putri akan maju pesat melalui milklife soccer challenge ini,” ujar Hidayat. Ia pun yakin, Indonesia ke depan sepakbola putrinya akan bisa bersaing dengan negara-negara lain.

Hal senada diungkapkan Agus Rokhayanto,S.Pd, guru olahraga SD NU Nawa Kartika.“Saya sebagai guru olahraga sangat senang dengan kegiatan milklife soccer challenge, karena bisa mendidik dan mendorong siswi siswi kami berprestasi di bidang sepakbola putri,” ujar Agus Rokhayanto, S.Pd, guru olahraga SD NU Nawa Kartika kepada langit7.id.

Agus punya harapan dengan prakarsa Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, siswi siswinya bisa meningkatkan prestasinya sehingga ke depan bisa berprestasi lebih tinggi dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Menurut Agus, meski siswi-siswinya yang didik menjadi atlit sepakbola putri ini berhijab, tidak menjadi penghalang dalam mengikuti proses kompetisi. Siswi-siswinya merasa tidak ada hambatan, sehingga saat di lapangan mereka tetap bisa bersaing secara kompetitif.

Hal yang sama juga dikemukakan, Ahmad Rizza Aftoni, guru olahraga MI NU Baitul Mukminin, Getas Pejaten, Kudus. Para siswinya yang dipilih menjadi tim sepakbola putri, meskipun berjilbab merasa tidak ada kendala dalam permainan di lapangan. “Apalagi sekarang sudah banyak hijab yang nyaman dipakai untuk olahraga,” ujar Ahmad kepada langit7.id.

Ia optimistis bahwa siswi-siswinya yang berhijab bisa membangun karier sepakbola putri yang lebih cemerlang, terutama di masa yang akan datang. Ahmad melihat perkembangan siswi-siswinya yang ia didik menjadi tim sepakbola putri sudah menunjukkan prestasi nyata.

Dari awal digelarnya tournament milklife soccer challenge yang diprakarsai Bakti Olahraga Djarum Foundation, MI NU Baitul Mukminin, Getas Pejaten, Kudus, sudah dua kali masuk final, dan dua kali pula menjadi juara. Di tahun 2024, timnya dari siswi-siswi MI NU Baitul Mukminin, juga masuk semifinal dua kali.

“Dan menjadi satu-satunya MI yang konsisten masuk babak 4 besar,” ujar Ahmad bangga. Ia tahu, dalam tournament ini, tim dari sekolahnya yang mayoritas berhijab, harus bersaing dengan SD-SD unggulan. Namun, menjadi bukti nyata bahwa berhijab tidak menjadi penghalang untuk berprestasi maupun penghalang untuk menjadi juara. “Jadi, jangan salah persepsi bahwa MI, yang siswi-siswinya berhijab itu hanya bisa belajar agama, tetapi, di bidang olahraga seperti sepakbola putri ini, juga bisa berprestasi,” imbuhnya.

Ia optimis dari tournament milklife soccer challenge yang diprakarsai Bakti Olahraga Djarum Foundation, akan menjadi bibit awal lahirnya talenta-talenta sepakbola putri yang punya harapan besar di masa depan. Talenta-talenta tersebut tentunya, anak didiknya yang berhijab termasuk yang akan masuk dalam gerbong atlit berprestasi yang akan bisa mengharumkan nama bangsa di masa depan.

“Saya optimis kok, talenta-talenta muda sepakbola putri ini, dalam proyeksi ke depan bisa masuk timnas putri Indonesia dan berikutnya masuk target timnas putri yang akan turun di piala dunia bersaing dengan tim putri dari negara lain. Saya percaya diri, talenta putri sepakbola Indonesia potensinya luar biasa. Termasuk anak didik saya yang berhijab ya,” tegasnya.

Apa yang diyakini Ahmad, Guru MI NU Baitul Mukminin sejalan dengan pandangan Corporate Communication Manager Djarum, Budi Darmawan bahwa, 10 tahun ke depan, hasil dari milklife soccer challenge yang diprakarsai Bakti Olahraga Djarum Foundation akan bisa dibuktikan. “Talenta-talenta yang dihasilkan dari penggemblengan melalui milk soccer ini, 10 tahun ke depan tentu sangat menjanjikan bagi Indonesia. Mereka ini termasuk yang akan mengisi tim sepakbola putri nasional untuk mewakili Indonesia di setiap kancah internasional,” ujar Budi dalam perbincangan dengan langit7.id.

Ia optimis, apa yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan menggelar milklife soccer challenge memiliki dampak besar dalam melahirkan atlit-atlit sepakbola putri ke depan. Ia mengakui di tahap awal ini, tournament milklife soccer challenge baru dilakukan di 8 kota. Namun, ke depan setelah belajar dari 8 kota tersebut, penyelenggaraan tournament milklife soccer challenge yang diprakarsai Bakti Olahraga Djarum Foundation akan diperluas ke kota-kota lain.

Dampaknya, menurut Budi, secara otomatis akan melahirkan lebih banyak lagi talenta sepakbola putri dari tournament milklife soccer challenge yang kepesertaannya dilebarkan melibatkan kota lebih banyak.(bagian 1/bersambung)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)