LANGIT7.ID-Madiun; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan lembaga Internasional Halal Riset dan Training (INHART) milik International Islamic University Malaysia (IIUM).
Penandatanganan yang dilakukan pada Jumat (26/7/2024) di kampus UMMAD-- sebentar lagi berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur-- ini, dilakukan oleh Dekan FISIP, Dr. Daliman, S.U dan akademisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Prof.Madya Dr.HJ.Betani Kartika, M.A.
Seperti diketahui, Prof Madya sendiri posisinya saat ini juga sebagai pengelola lembaga riset dan pelatihan halal internasional (International Institute for Halal Research and Training) yang dimiliki IIUM.
Dekan FISIP UMMAD, Dr. Daliman, SU, mengatakan kerjasama yang dilakukan dengan INHART IIUM merupakan bagian dari upaya UMMAD memperbanyak kerjasama dengan lembaga-lembaga Internasional di banyak bidang.
"Kerja sama hari ini juga menjadi point penting untuk mewujudkan UMMAD menjadi kampus unggul yang berkualifikasi internasional," ujar Daliman.
Sementara itu, penggagas kerjasama dua kampus ini, Latutik Mukhlisin, M.I.Kom menambahkan ada beberapa point yang menjadi titik kesepakatan.
"Riset dan publikasi bersama serta untuk pengembangan program Pendidikan," ujar Kaprodi Ilmu Komunikasi FISIP UMMAD tersebut.
Latutik menambahkan, dari beberapa poin tersebut yang paling memungkinkan untuk dilakukan saat ini adalah kerja sama dibidang publikasi, dimana materinya nanti bisa disesuaikan dengan kebutuhan kedua kampus.
Prof.Madya Dr.HJ.Betani Kartika menjelaskan, INHART telah menjadi bagian dari IIUM sejak 2014.
"Saat ini memang masih jadi institut belum menjadi fakultas secara penuh," ujar pakar bidang halal kelahiran Muntilan, Jawa Tengah itu.
Dr. Betani menyebutkan hal-hal yang penting untuk dilakukan dalam mengedukasi bidang halal ini adalah memahamkan kepada khalayak luas terkait semua bidang halal berhubungan dengan literasi, awareness halal dan yang lainnya.
Rektor UMMAD, Prof.Dr. Sofyan Anif mengatakan, MoU UMMAD dengan INHART IIUM ini sangat penting dalam upaya membuka pusat study halal di UMMAD.
"Kita ingin punya pusat studi halal, tetapi bukan prodi di UMMAD karena kita punya Prodi Biokewirausahaan dan Prodi Ilmu Lingkungan. Tapi dua prodi ini bisa memperkuat keberadaan prodi halal," ujar Rektor UMMAD.
Sofyan Anif menambahkan, saat ini bidang ilmu halal tengah menjadi tren dimana-mana termasuk di Eropa yang tidak hanya bicara soal agama Islam.
"Tapi juga bidang halal yang terkait pada kematangan jiwa, kesejahteraan dan beberapa hal lainnya," kata Rektor UMMAD.(*/saf)
(lam)