LANGIT7.ID-London; Lebih dari 35.000 orang diperkirakan akan menghadiri salah satu konvensi spiritual terbesar di Inggris.
Jalsah Salanah yang berlangsung selama tiga hari, dimulai pada hari Jumat, diadakan setiap tahun di sebuah peternakan dekat Alton, Hampshire, menarik anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah dari seluruh dunia.
Pihak penyelenggara mengatakan acara tahun ini akan memberikan penekanan khusus pada doa dan perdamaian, serta mendesak umat Islam untuk memainkan peran mereka dalam mengurangi ketidakstabilan dan ketidakpastian global.
![Ribuan Orang dari Berbagai Negara Hadiri Konvensi Spiritual di Inggris]()
Acara yang disiarkan ke seluruh dunia ini mencakup seminar tentang pemberitaan perang di Gaza, serta upacara spiritual.
Rafiq Hayat, Presiden Jamaah Muslim Ahmadiyah Inggris, mengatakan: “Konvensi kami adalah pengingat bahwa tugas kita sebagai Muslim adalah menjadi warga negara yang setia, damai dan berbakti.
“Melalui moto kami 'Cinta untuk Semua, Kebencian untuk Tidak Ada', kami bertujuan untuk membangun komunitas yang lebih kuat, lebih kohesif, dan mendorong perdamaian dan toleransi.”
Gerakan Ahmadi berasal dari India utara yang dikuasai Inggris pada akhir abad ke-19.
Muslim Ortodoks menganggap pengikutnya sesat karena mereka tidak percaya Muhammad adalah nabi terakhir yang diutus untuk membimbing umat manusia.
![Ribuan Orang dari Berbagai Negara Hadiri Konvensi Spiritual di Inggris]()
Kegiatan ini pertama kali diadakan pada tahun 1964, Jalsah Salana UK dipindahkan ke lokasi di East Worldham pada tahun 2006 setelah dibeli oleh masyarakat untuk menampung lebih banyak peserta.
Penyelenggara konvensi tahun ini mengatakan mereka berharap dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dengan membuka pintu masuk baru serta menyediakan bus antar-jemput.(*/saf/bbc)
(lam)