G7 Peringatkan Bahaya Perang Besar di Timur Tengah: 'Hentikan Eskalasi Sekarang!
nabilSenin, 05 Agustus 2024 - 06:03 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Para menteri luar negeri dari Kelompok Tujuh (G7) negara demokrasi besar menghimbau semua pihak yang terlibat dalam konflik terkini di Timur Tengah untuk menghindari tindakan yang bisa memicu eskalasi, kata Menteri Luar Negeri Italia pada hari Minggu.
Selama konferensi video yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Antonio Tajani, para menteri G7 menyatakan "keprihatinan mendalam atas peristiwa-peristiwa terkini yang bisa menyebabkan penyebaran krisis yang lebih luas di kawasan, dimulai dari Lebanon", menurut sebuah pernyataan.
"Kami menghimbau pihak-pihak terkait untuk menahan diri dari inisiatif apa pun yang bisa menghambat jalan dialog dan moderasi serta mendorong eskalasi baru."
Italia saat ini memegang kepresidenan G7 yang bergilir.
Ketegangan di Timur Tengah, yang diperparah oleh perang 10 bulan di Gaza, meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah pembunuhan Ismail Haniyeh, pemimpin kelompok militan Palestina Hamas, di Tehran pada hari Rabu, sehari setelah serangan Israel di Beirut menewaskan Fuad Shukr, komandan militer senior kelompok bersenjata Lebanon Hizbullah.
Pernyataan dari pertemuan G7 juga menyerukan kesimpulan perjanjian gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera di sana, serta menegaskan kembali komitmen negara-negara G7 untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan bagi penduduk wilayah Palestina tersebut.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”